Warga Kota Kupang Diajak tidak Takut Berobat

oleh

MASYARAKAT Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur diajak tidak takut berobat ke fasilitas kesehatan di tengah pandemi covid-19. Untuk mengajak masyarakat agar tidak takut berobat, salah satu langkah yang dilakukan ialah mendekatkan fasilitas kesehatan ke tengah masyarakat.

“Selain bertujuan untuk mendekatkan masyarakat dengan fasilitas kesehatan, keberadaan klinik ini dibangun dalam rangka membantu pemerintah dalam hal pemberian vaksinasi Covid-19,” kata Pemilik Klinik Pratama Neka Sehat di Kupang, Fary Francis di Kupang, Selasa (1/6).

Klinik baru tersebut mulai beroperasi di tengah permukiman penduduk, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang sejak awal pekan ini.

Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 di Kota Kupang Kembali Bertambah

Klinik ini juga dimanfaatkan untuk membantu pemerintah mempercepat vaksinasi covid-19, rapid test antigen, dan pelayanan pasien BPJS. Klinik ini ditempati perawat, apoteker, dokter umum, dan dokter gigi.

Menurut Fary, klinik di bawah Yayasan Increase juga memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada sejumlah pendeta Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Klasis Kupang Timur. “Kita sudah tandatangani MoU dengan GMIT Klasis Kupang Timur, semua pelayanan kesehatan akan diberikan gratis kepada para pelayan jemaat dari gereja itu,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat yang ingin berobat tetapi tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan, bisa berobat di klinik tersebut. “Sambil mencarikan ‘bapak-mama angkat’ bagi yang belum memiliki kartu BPJS,” tambahnya. Dengan demikian, akan mendorong masyarakat untuk berobat ke fasilitas kesehatan.

Koordinator Yayasan Increase Isidorus Lilijawa mengatakan banyak fasilitas kesehatan di Kota Kupang, yang diharapkan dapat membantu dan mendorong masyarakat agar bersedia berobat. “Kita melihat selama pandemi Covid-19 ini orang-orang jadi takut berobat ke fasilitas kesehatan,”  ujarnya. (PO/OL-10)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *