Wali Kota Bogor Minta Rantai Pasok Vaksin Diperpendek

oleh

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, akselerasi vaksinasi di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi) akan dikebut dan diprioritaskan. Dia menyebut, itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Menkes Budi dalam jumpa pers, usai melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi terhadap pasien atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), di Kota Bogor, Selasa (1/6).

Dengan posisi Bogor ada di sekitar atau lingkaran, klaster DKI Jakarta, Menkes pun menyatakan akan memberi prioritas soal pengadaan vaksin.

“Bogor ini kan dekat sama Jakarta. Karena ini tidak bisa dilihat sebagai daerah yang berbeda, harus dilihat sebagai satu klaster Jabodetabek,” katanya.

Dia menyebut, DKI kedua setelah Bali soal capaian vaksin. Dimana di DKI katanya, sudah 40 persen dari total target.

Baca juga: Masih Lockdown Mikro, 65 Warga Cilangkap Masih Positif Covid-19

“Kalau tadi saya nanya, bisik-bisik ke Pak Wali, Bogor sudah berapa (akselerasi vaksinasi)? Karena memang arahan Bapak Presiden itu Jabodetabek harus diprioritaskan. Ternyata Bogor masih jauh di bawah DKI. Oleh karena itu nanti saya mau balik ke Jakarta, kita mau memberikan lebih banyak vaksin-lah ke Bogor, supaya dipastikan lebih banyak lagi orang-orang Bogor yang divaksinasi,”ungkapnya.

Kepada Menkes, Bima menyampaikan bahwa dari total targt 800 ribu orang/jiwa, hingga saat ini bari sekitar 150 ribu warga yang divaksin.

“Baru sekitar 18-20 persen lah. Jadi kita meminta kepada kementerian untuk alokasi lebih,” kata Bima.

Selain itu, Bima pun meminta agar mata rantai pendistribusian vaksin untuk dipotong. Hal itu diakui Bima untuk percepatan pelaksanan vaksin dan capaiannya lebih banyak.

“Saya minta supaya bisa dipotong rantainya. Kalau (dari Jakarta) terus ke Bandung dulu, dikirim ke Bogor -kan lama ya. Kita ingin atensi khusus ke Jabodetabek. Ini arahan juga dari Bapak Presiden ketika kami para kepala daerah dipanggil ke Istana minggu lalu. Beliau menekankan Bodebek ini harus menjadi prioritas utama karena penyangga Jakarta yang sangat rawan,”tutup Bima.(OL-4)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *