Viral Gegara Zahra, Lea Ciarachel Nangis 2 Hari Berturut-turut

oleh

TABLOIDBINTANG.COM – Nama Lea Ciarachel mendadak viral. Ia menjadi perbincangan setelah netizen terkejut mengetahui usianya masih 14 tahun namun harus melakukan adegan-adegan dewasa di Mega Series Suara Hati Istri: Zahra Indosiar.

Hujatan, caci maki, cemoohan menjadi santapan sehari-hari Lea Ciarachel. Dua hari berturut-turut Lea menangis. Ia tak habis pikir debut sinetron hariannya bakal berakhir seperti itu.

“Awal aku dengar berita di lokasi syuting. Jadi sebelum aku take itu nangis terus sampai mataku sembap. Sedih banget. Dua hari aku nangis sampai aku baca-bacain komentar (netizen) tanganku gemetaran,” cerita Lea di kanal YouTube Boy William yang diunggah, Minggu (6/6) kemarin.

Lea Ciarachel. (Instagram)

“Sampai aku benar-benar kabur ke suatu tempat biar enggak ada yang lihat aku nangis. Aku nangis senangis-nangisnya sampai orang ngomong aku enggak dengarin. Masuk (kuping) kanan keluar (kuping) kiri,” sambungnya.

Sakit dirasakan Lea Ciarachel. Semakin sakit ketika ada yang membawa-bawa orang tuanya ke pusaran masalah ini. Lea bingung bagaimana harus menghadapinya. Takut apa yang disampaikannya salah penerimaan oleh mereka yang menghujat.

“Sakit juga, muka dimana-mana, dipost dimana-mana, kan jadinya kaget. Banyak yang nyalahin, orang tuanya gimana sih, kok anaknya dibolehin gitu. Terus aku juga dibilang goblok banget, sih mau aja nerima tawaran kayak gitu,” ungkap Lea.

“Ya aku sedih, sih. Mau jawab takut kenapa-kenapa. (Takut) salah ngomong. Itu sinetron pertama aku tapi udah viral banget. Makanya aku kaget banget. Ternyata begini dunia entertainment,” lanjutnya.

Lea Ciarachel kini sudah bernapas lega. Peran Zahra yang menuai kontroversi telah diganti oleh artis yang usianya lebih dewasa. Yaitu Hanna Kirana. Hari ini, Senin (7/6), judul baru pengganti Zahra mulai tayang di layar kaca.

(ind)

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *