Vaksinasi Dua Kali, Israel kembali Rayu Turis UEA untuk Datang

oleh

ISRAEL mengumumkan rencananya pada Selasa (25/4) untuk menarik pengunjung dari Uni Emirat Arab. Ini dilakukan setelah kesepakatan normalisasi bersejarah tahun lalu dan negara Yahudi bersiap untuk membuka kembali kelompok wisatawan yang divaksinasi pada 23 Mei.

Perbatasan Israel sebagian besar telah ditutup sejak Maret 2020, ketika memberlakukan penguncian pandemi pertama dari tiga kali. Tetapi kampanye vaksinasi yang berhasil telah memungkinkan pembukaan kembali ekonomi yang luas.

UEA menjadi hanya negara Arab ketiga yang menjalin hubungan penuh dengan Israel dalam kesepakatan yang ditengahi AS. “Dubai memiliki potensi pariwisata yang besar bagi Israel,” kata Menteri Pariwisata Orit Farkash-Hacohen kepada wartawan, saat ia mengumumkan dorongan pemasaran, termasuk kampanye papan reklame di Dubai.

Pejabat Israel telah memperkirakan minat di antara wisatawan Emirat, terutama untuk melihat kompleks masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga umat Islam, yang berada di Yerusalem timur yang dicaplok.

 

Farkash-Hacohen mengatakan bahwa sementara Israel pada awalnya hanya akan mengizinkan kelompok wisata ke negara itu. Pelancong individu yang divaksinasi akan diberikan izin masuk mulai Juli.

Di luar pariwisata, kerja sama ekonomi telah memainkan peran sentral dalam Abraham Accords. Baru-baru ini pada pengumuman Senin menyatakan bahwa perusahaan gas Israel Delek pada prinsipnya setuju menjual sahamnya dalam proyek lepas pantai yang luas ke Mubadala Petroleum UEA untuk mendapatkan US$1,1 miliar.

Selain UEA, Farkash-Hacohen mengatakan Israel mengharapkan kebangkitan pengunjung dari kalangan tradisional, termasuk Inggris dan Amerika Serikat.

Lebih dari setengah dari 9,3 juta penduduk Israel telah menerima dua suntikan vaksin Pfizer/BioNTech yang direkomendasikan. Aksi ini diklaim menurunkan tingkat infeksi dan memungkinkan dimulainya kembali acara publik yang besar.

Farkash-Hacohen mengatakan kantornya akan memasarkan Pride Parade, festival musik internasional dan tur bersepeda untuk membantu menarik pengunjung, mendatang di Tel Aviv.

Kementerian pariwisata juga akan menawarkan fasilitas kepada maskapai penerbangan yang terbang ke kota resor Laut Merah Eilat. (AFP/OL-14)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *