Utamakan Belanja dari UMKM, Pemprov Sumbar Rilis Kadai Rami

oleh

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) bekerja sama dengan PT Brilliant Ecommerce Berjaya (BEB) meluncurkan program yang dinamakan Kadai Rami, singkatan dari Kadai Rang Minang (Kedai Orang Minang).

Dalam operasionalnya, Kadai Rami memanfaatkan mbizmarket.co.id, marketplace business-to-business (B2B) untuk pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Sumbar. PT Brilliant Ecommerce Berjaya ialah

pemilik platform perdagangan elektronik Mbizmarket.  

Kerja sama antara Pemprov Sumbar dan Mbizmarket ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh CEO Mbizmarket Rizal Paramarta dan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah pada Kamis (3/6). Selain menghadirkan infrastruktur teknis dan dalam jaringan (online), Mbizmarket pun siap membantu pertumbuhan UMKM di wilayah Provinsi Sumbar.

Pemprov Sumbar mengadaptasi pemanfaatan Mbizmarket tersebut untuk meningkatkan efektivitas dan efiesiensi dalam pengadaan dan belanja barang dan jasa di lingkungan pemerintahan. Pemanfaatan itu sesuai dengan Peraturan Presiden No 12 Tahun 2021 tentang tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang didorong untuk mengutamakan belanja dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

“Kami berharap dapat merangkul sebanyak-banyaknya UMKM di Sumatra Barat untuk bergabung sebagai merchant, dan cita-cita Pemprov Sumatra Barat untuk memperbanyak UMKM Go Digital bisa diwujudkan,” tutur Rizal Pratama dalam siaran pers, Kamis (3/6).

Ia memastikan para pelaku UMKM akan diberikan akses pasar untuk menjadi penyedia kebutuhan belanja barang/jasa pemerintah dan menjangkau prospek pembeli, baik dari kalangan pemerintah maupun swasta nasional. 

Dengan kerja sama tersebut, Pemprov Sumbar menjadi provinsi kedua di pulau Sumatra yang menjalin kerja sama dengan Mbizmarket pada 2021. Kerja sama ini selanjutnya diharapkan dapat direplikasi oleh pemerintah provinsi/kota/kabupetan lain di Tanah Air.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya mengharapkan kerja sama itu dapat mendorong pencapaian visi Pemprov Sumatra Barat dengan salah satu misinya meningkatkan usaha perdagangan dan industri kecil dan menengah serta ekonomi berbasis digital. 

“Selain itu dapat mewujudkan program Sumbar Sejahtera yaitu mencetak 100 ribu milenial dan women entrepreneur serta pelaku ekonomi kreatif. Ini merupakan implementasi dari usaha meningkatkan keahlian dan keterampilan bagi pelaku UMKM melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi,” papar Gubernur. 

Adapun Kepala Biro PBJ Provinsi Sumbar Doni Rahmat Samulo mengharapkan paket-paket belanja langsung yang selama ini belum terkelola secara maksimal menjadi lebih terkelola lagi. Dengan begitu setiap belanja pemerintah akan lebih efektif, akuntabel dan transparan. 

Pada akhir 2019, Mbizmarket, mulai mendapatkan kepercayaan untuk membantu pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk pengadaan barang dan jasa melalui layanan digital mbizmarket.co.id. 

Adopsi platform Mbizmarket diinisiasi oleh Pemprov Jawa Barat dilanjutkan kemudian oleh Pemprov Bali, Pemprov Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemprov Jawa Tengah, Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Pemprov Riau, dan terakhir Pemprov Sumbar. (RO/X-12)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *