Usai Pecel Lele, Muncul Tarif Parkir Mahal di Yogyakarta

oleh

USAI keluhan mahalnya harga pecel lele, Kota Yogyakarta kembali viral. Kali ini masalah tarif parkir yang menjadi sorotan.

Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta, Bharuddin Kamba menyampaikan, kasus tarif parkir di luar ketentuan kali ini diduga terjadi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta.

“Di karcis tertulis RP20.000 untuk mobil. Jalan Ahmad Dahlan. Barang Rusak/Hilang Ditanggung pemilik. Kasus ini terjadi pada Minggu, 30 Mei 2021 sekitar pukul 23.30 WIB,” terang dia, Senin (31/5).

Ia menilai, oknum juru parkir nakal seperti itu seakan tidak ada efek jera. Padahal, penertiban dan pembinaan sudah sering dilakukan petugas Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Saber Pungli  dari Polresta Yogyakarta.

“Beberapa  waktu lalu dua petugas parkir atau jukir yang menarik tarif tidak sesuai ketentuan di Jalan Kebun Raya (Timur Kebun Binatang Gembira Loka) dijatuhi vonis denda masing-masing Rp500 ribu oleh Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta,” jelas dia.

Ia berharap, ada pemaksimalan pidana denda maupun kurungan yang dijatuhkan oleh hakim sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda)  Kota Yogyakarta Nomor 2 tahun 2019 tentang Perparkiran.

Di sisi lain, Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Imanudin Aziz  menyatakan, tempat parkir yang viral tersebut berstatus ilegal. Pasalnya, tarif parkir Jalan KH Ahmad Dahlan tidak dihitung per jam.

“Di karcis saja, dia matok Rp20 ribu. Sebenarnya tarif mobil itu Rp  2.000,” papar Aziz.

Dari karcisnya saja, ia sudah bisa menyebut, tempat parkir tersebut ilegal. Ia memperkirakan tempat parkir itu di sekitar Gedung Agung. Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta  Yogyakarta terkait penindakan kasus tersebut. (OL-15)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *