UEFA Minta Ukraina Hapus Slogan Politis di Jersey Euro 2020 Mereka

oleh

UNI Sepak Bola Eropa atau yang dikenal dengan UEFA menuntut agar Ukraina membuat perubahan pada jersey mereka untuk Euro 2020, di mana UEFA meminta Ukraina menghapus selogan ‘politik’ yang memicu protes dari Rusia. AFP melaporkan Kamis, (10/6).

UEFA mengatakan pesan ‘Glory to our Heroes’ yang ditampilkan pada bagian dalam Jersey tersebut, merupakan seruan selama perotes anti-Rusia 2014 lalu di Ukraina. Dan UEFA menilai hal itu jelas bersifat politis.

Pada Selasa, (8/6), Rusia telah mengirim surat keluhan ke UEFA atas jersey berwarna kuning tersebut yang juga menampilkan motif peta negara Ukraina yang mencakup wilayah Krimea, yang sebelumnya telah dicaplok Rusia pada 2014.

Seolah menolak usulan Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan cepat mendukung Jersey tersebut dengan mengaraknya tak lama setelah surat keberatan Rusia bocor di publik.

Bahkan Zelensky pun telah mengunggah gambar di Instagram pribadinya yang memperlihatkan dirinya tengah memegang Jersey bernomor punggung 95 dengan tulisan namanya itu.

“Bentuk baru tim nasional Ukraina pastinya Istimewa, Banyak simbol penting yang menyatukan rakyat Ukraina, Negara kita adalah satu-satunya yang tak terpisahkan. Krimea adalah Ukraina,” tulis Zelensky dalam unggahannya.

Layanan pers kepresidenan juga telah merilis jepretan selfie yang di ambil Zelensky yang tengah mengenakan Jersey berwarna kuning tersebut.

UEFA mengatakan untuk bagian peta tidak perlu di rubah karena Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa mengakui perbatasan teritorial seperti yang digambarkan secara luas pada Jersey tersebut. Tetapi selogan ‘Glory to our Heroes’  harus dirubah karena mengandung pesan politis.

Menanggapi keputusan UEFA, Rusia pun bereaksi positif dan Juru Bicara Kementerian Luat Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan “Olahraga bukanlah medan perang, melainkan lapangan untuk berkompetisi,”

“Jadilah pahlawan olahraga dan anda akan memiliki kemuliaan. Lakukan seperti itu dan bukan dengan slogan-slogan nasionalis yang mengatakan tanah air harus dimuliakan,” tulis Zakharova di Telegram.

Seperti diketahui, Ukraina akan memulai kampanye mereka di kejuaraan Euro 2020 pada hari Minggu, (13/6), melawan Belanda di Amsterdam. Bergabung di grup C, mereka juga akan menghadapi Austria dan Makedonia Utara.

Sementara itu, Rusia tergabung di grup B bersama Belgia, Denmark, dan Finlandia. Pertandingan pertama mereka adalah melawan Belgia di Saint Petersburg pada Sabtu, (12/6). (Rif/AFP/OL-09)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *