Tujuh Orang Telah Diperiksa Terkait Korupsi Telkomsel

oleh

POLISI telah memeriksa 7 saksi terkait dugaan korupsi di tubuh Telkomsel. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan ketujuh saksi tersebut telah diambil keterangannya untuk menyelidiki adanya dugaan penggelapan dana yang mencapai Rp300 miliar tersebut.

“Sudah ada tujuh (saksi). Sambil berjalan sudah ada sejak kemarin,” kata Yusri, di Jakarta, Senin (31/5).

Yusri mengatakan tujuh saksi tersebut termasuk Mantan Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro dan Direksi PT Telkom, Edi Witjara yang telah diperiksa hari ini, Senin (31/5). Sebelumnya, polisi telah memanggil keduanya untuk klarifikasi pada Kamis (27/5) lalu. Namun, keduanya tak bisa memenuhi panggilan tersebut.

“Pagi tadi saudara S dan E, berdasarkan undangan klarifikasi untuk kita ambil keterangannya menyangkut adanya dugaan pembiayaan sebesar Rp300 miliar, hari ini hadir,” kata Yusri.

Baca juga: Polda Pastikan Usut Dugaan Korupsi Telkomsel Rp300 Miliar

Namun, Yusri tidak merinci lebih lanjut soal pemeriksaan tersebut.

“Jadi kami undang klarifikasi hari ini. Nanti tunggu saja hasilnya apa, saat ini masih penyelidikan,” ujar Yusri.

Seperti diketahui, dari surat pemanggilan klarifikasi yang dihimpun, polisi sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengajuan proposal program sinergi new sales broadband Telkomsel diduga tidak sesuai penerapannya sehingga berpotensi mengakibatkan kerugian negara. Diduga penyelewengan dana tersebut berkisar Rp300 miliar.

Perbuatan tersebut melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2021.

Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis mengatakan pihaknya akan meminta klarifikasi dari petinggi Telkomsel dan Telkom terkait adanya dugaan penyelewengan dana tersebut.

“Makanya kita klarifikasi, masih proses apakah dana tersebut sesuai dengan apa yang diadukan masyarakat,” kata Aulia.(OL-4)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *