Tujuh Khasiat Daun Kelor bagi Kesehatan

oleh

ORANG tua di zaman dahulu sering memanfaatkan daun dari tanaman kelor (Moringa oleifera) untuk berbagai keperluan, mulai dari membuat sayur sampai bahan obat-obatan. Sayangnya, seiring waktu keberadaan daun kelor saat ini seperti terlupakan.

Apalagi tanaman tersebut juga sudah jarang ditemui. Alhasil, banyak orang kini yang tidak lagi mengenal pohon kelor. Memiliki ukuran yang kecil, daun kelor dapat diolah menjadi beragam masakan nan lezat.

Khasiat daun kelor telah tersohor sejak ribuan tahun lalu. Tanaman tersebut sejatinya asli dari India Utara. Kini mereka tumbuh tersebar di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

Daun kelor mengandung antioksidan dan komponen bioaktif yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Karenanya, daun kelur memiliki sejumlah manfaat di bawah ini sebagaimana dikutip dari klikdokter.com.

1. Punya berbagai zat nutrisi

Dua kandungan daun kelor yang penting yaitu vitamin dan mineral. Detailnya, vitamin B6, vitamin B2, vitamin C, vitamin A, zat besi, dan magnesium. Daun kelor juga mengandung protein nabati. Satu mangkuk daun kelor (sekitar 21 gram) mengandung protein 2 gram.

 

2. Kaya antioksidan

Antioksidan merupakan salah satu zat yang penting untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh. Kadar radikal bebas dalam tubuh dapat menyebabkan stres oksidatif yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis dan berbahaya, seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes melitus tipe II. Beberapa zat yang bersifat antioksidan dalam kandungan daun kelor, antara lain vitamin C, beta karoten, quercetin, dan chlorogenic acid.

 

3. Menurunkan kadar gula darah

Gula darah yang tinggi biasanya tidak akan berdiri sendiri karena akan diikuti oleh berbagai komplikasi seperti penyakit jantung dan ginjal. Itulah alasannya penting sekali menjaga kadar gula darah yang normal. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa khasiat daun kelor juga dapat menurunkan kadar gula darah. Namun demikian, sebagian besar penelitian ini dilakukan kepada hewan. Perlu dilakukan kajian lebih mendalam untuk memperkuat hasil penelitian sebelumnya.

 

4. Dapat mengurangi proses peradangan

Peradangan atau inflamasi merupakan respons natural tubuh terhadap infeksi atau cedera tubuh. Peradangan merupakan mekanisme yang penting dalam proses pertahanan tubuh. Akan tetapi, proses inflamasi yang berlangsung kronis juga dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung bawaan dan kanker. Nah, daun kelor mengandung antiinflamasi yang bernama isothiocyanate. Zat tersebut penting untuk mengurangi proses peradangan kronis dalam tubuh. Akan tetapi, penelitian mengenai efek antiinflamasi daun kelor ini juga masih terbatas pada studi hewan sehingga dibutuhkan studi lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan hal ini.

 

5. Dapat menurunkan kadar kolesterol darah

Kegunaan daun kelor untuk kesehatan lain yaitu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol darah yang tinggi sangat berbahaya karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Ada beberapa penelitian kepada hewan maupun manusia yang membuktikan bahwa daun kelor bermanfaat dalam menurunkan kadar kolesterol darah.

 

6. Melindungi dari keracunan arsen

Kontaminasi arsen dalam makanan dan minuman merupakan salah satu masalah kesehatan di beberapa tempat. Dampak jangka panjang kontaminasi arsen dalam makanan dan air dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kanker. Sayangnya, beberapa penelitian yang ada hanya kepada hewan. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut kepada manusia.

 

7. Mengatasi gangguan metabolisme lemak pada penderita HIV

Gangguan metabolisme lemak bisa terjadi pada penderita HIV yang mengonsumsi obat retrovirus atau obat untuk mengobati infeksi HIV. Ternyata, ekstrak daun kelor dapat memperbaiki metabolisme lemak yang terganggu dan terbukti pada penurunan angka kolesterol serta trigliserida pada penderita HIV. (OL-14)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *