Tiongkok Tegur Konsulat AS dan UE Karena Simpati Insiden Tiananmen

oleh

TIONGKOK menegur Konsulat Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) di Hong Kong pada Sabtu (5/6) karena menampilkan lilin untuk memeringati tindakan keras di Lapangan Tiananmen.

Lilin terlihat menyala di jendela Gedung Konsulat AS yang berada di sebelah kediaman pemimpin Hong Kong yang ditunjuk Beijing Carrie Lam, dan kantor Uni Eropa pada Jumat (4/6) malam.

Utusan tersebut juga mem-posting foto-foto peringatan Tiananmen mereka yang diterangi lilin di media sosial.

“Setiap upaya untuk mengeksploitasi Hong Kong untuk melakukan kegiatan infiltrasi atau sabotase terhadap daratan melewati garis merah benar-benar tidak dapat ditoleransi,” kata juru bicara kantor kementerian luar negeri Tiongkok di Hong Kong.

“Kami sekali lagi mendesak organ-organ negara-negara terkait di Hong Kong untuk segera berhenti mencampuri urusan Hong Kong dan urusan dalam negeri Tiongkok secara luas, dan menghindari bermain api,” imbuhnya.

Selama tiga dekade di Hong Kong, kerumunan besar, seringkali puluhan ribu orang, telah mengadakan nyala lilin pada 4 Juni untuk memeringati mereka yang tewas pada tahun 1989.

Pada insiden di Lapangan Tiananmendi Beijing, Tiongkok, 4 Juni pada 1989, tentara Tiongkok menyerang secara brutal para demonstran prodemokrasi. Tak hanya itu, sejumlah demonstran dari kalangan pemuda digilas tank militer Tiongkok.

Kerumunan telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir karena warga Hong Kong merasa gerah di bawah pemerintahan Beijing yang semakin tak memberi ruang untuk demokrasi.

Peringatan insiden Tiananmen tahun ini dilarang pihak berwenang Hong Kong. Di bawah kendali Tiongkok, warga Hong Kong semakin untuk menyuarakan pendapat mereka dan sejumlah aktivis prodemokrasi telah dijebloskn ke penjara. 

Kendati dilarang dan diancam otoritas Hong Kong, pada Jumat (4/6) malam, sejumlah warga Hong Kong tetap memperingati peristiwa Tiananmen yang menjadi sejarah kelam bagi hak asasi manusia dan demokrasi di Tiongkok.

Dalam memperingati insiden Tiananmen, masyarakat Hong Kong menandai dengan menyalakan lampu telepon genggam atau lilin di beberapa distrik di Hong Kong yang kini di bawah kendali Tiongkok.

Para aktivis prodemokrasi menyerukan warga Hong Kong mematikan lampu di rumah dan meletakkan lilin di jendela rumah mereka sebagai peringatan. (Aiw/CNA/OL-09)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *