Timnas Prancis Bidik Gelar Juara Piala Eropa 2020

oleh

SETELAH ditunda penyelenggaraannya pada tahun lalu akibat pandemi Covid-19, kejuaraan sepak bola Piala Eropa 2020 akan melakukan kick-off pada Jumat, (11/6) waktu setempat.

Bergabung di Grup F bersama dengan Jerman, Hongaria, dan Portugal, Tim Nasional (Timnas) Prancis yang sukses merebut gelar juara Piala Dunia 2018 kini bersiap melakukan upaya terbaiknya, untuk dapat mengawinkan gelar kejuaraan sepak bola bergengsi di dunia itu.

Lini depan Prancis yang diisi sederet pemain bintang, membuat mereka difavoritkan untuk memenangkan mahkota Eropa ketiga kalinya, sementara tim peringkat teratas Belgia dan tim muda Inggris akan menjadi ancaman besar untuk mereka.

Timnas Prancis akan melakukan laga perdanya pada Rabu, (16/6) WIB di Allianz Arena, Munchen, Jerman. Dalam pertandingan perdananya tim asuhan Didier Deschamps itu akan menghadapi juara Piala Dunia 2014 Jerman.

Akan diperkuat sederet bintang sepak bola seperti Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, Karim Benzema, hingga Paul Pogba.

Sebuah surat kabar Prancis L’Equipe memberikan judul halaman depan mereka dengan kalimat “Semua negara lain iri dengan kami,” di bawah foto jajaran bintang Prancis itu.

Pada musim ini, semua mata nampaknya akan tertuju pada pemain lini depan Prancis berusia 33 tahun, Benzema, yang dipanggiil kembali setelah diasingkan secara internasional selama lima setengah tahun usai musim yang produktif untuk Real Madrid.

Di sisi lain, Timnas Inggris yang memiliki keuntungan di mana dapat melakukam sejumlah pertandingan kandang di Stadion Wembley, akan memulai upaya mereka memenangkan Euro 2020 setelah mengalami kemarau gelar juara di ajang besar seperti turnamen Piala Eropa dan Piala Dunia, selama 55 tahun.

Dan kapten Tim Harry Kane yakin, Inggris akan berjuang keras untuk merebut kemenangan Euro 2020.

“Saya merasa sekarang kami memiliki sedikit lebih banyak pengalaman, di mana kami memiliki pemain yang telah melakukan pertandingan besar di klub mereka dan jelas sejumlah pemain yang pernah bermain di Piala Dunia,” ucap Harry Kane, dikutip dari AFP, Kamis, (10/6).

“Kami sudah lama tidak memenangkan turnamen sebagai timnas, jadi perlu banyak mentalitas yang baik sepanjang perjalanan ini, karena ini akan menjadi perjalanan yang panjang dan sulit jika kami ingin mencapai tahap selanjutnya,” imbuhnya.

Untuk pertama kalinya, Piala Eropa akan berlangsung di 11 kota di seluruh Eropa, bukan di satu atau dua negara seperti biasanya.

Eropa dinilai cukup berhasil mengatasi pandemi covid-19 dengan tingkat infeksi yang terus menurun dan vaksinasi yang terus meningkat. Namun tetap saja kekhawatiran tentang Covid-19 membayangi UEFA, membuat mereka mengizinkan negara-negara membawa 26 pemain andalanya.

Terlepas dari kekhawatiran covid-19 yang masih berlangsung, Presiden UEFA Aleksander Ceferin bersikeras bahwa Euro 2020 akan berjalan aman.

“Ini akan menjadi event berdimensi global pertama yang digelar sejak pandemi melanda,” kata Ceferin.

“Ini akan menjadi kesempatan sempurna untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Eropa sedang beradaptasi, Eropa hidup dan merayakan kehidupan. Eropa kembali,” tukasnya.

Setelah pelarangan kerumunan di sejumlah negara diterapkan dalam satu tahun terakhir akibat covid-19. Pada pagelaran Piala Eropa 2020 setiap tuan rumah akan menyambut kembali para penggemar dengan kapasitas 25% – 100%.

Stadion Puskas Arena, Budapes, Hungaria akan menjadi satu-satunya Stadion yang diperkirakan akan penuh sesak, pasalnya mereka akan menyambut penggemar dengan kapasitas 100 persen. (Rif/AFP/OL-09)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *