Survei: Di RI, Pemimpin Agama Lebih Dipercaya Daripada Pemerintah

oleh

KEPERCAYAAN masyarakat Indonesia terhadap pemimpin pemerintahan (65%) dan jurnalis (67%) mengalami penurunan signifikan. Masyarakat Indonesia lebih mempercayai sumber lokal yang lebih dikenal seperti pemimpin agama (83%) dan CEO perusahaan (85%).

Demikian hasil penelitian dari Trust Barometer Edelman 2021 yang dirilis, Jumat (30/4). Ini merupakan survei kepercayaan dan kredibilitas perusahaan yang ke-21 yang didukung oleh lembaga riset yaitu Edelman Data & Intelligence (DxI).  

Survei dengan melakukan wawancara daring sekitar 30 menit yang dilaksanakan pada 19 Oktober – 18 November 2020. Survei daring Edelman Trust Barometer 2021 melibatkan lebih dari 33.000 responden, terdiri dari 1.150 masyarakat umum di 28 negara dan 200 masyarakat yang terinformasi dengan baik di masing-masing negara, kecuali Cina dan Amerika di mana terdapat 500 sampel responden dengan informasi yang baik dan Nigeria dengan 100 responden yang terinformasi dengan baik.

Seluruh responden yang terinformasi dengan baik memiliki kriteria sebagai berikut: berusia 25-64, teredukasi setidaknya pada tingkat sarjana, membaca atau menonton media berita atau perusahaan setidaknya beberapa kali dalam seminggu, mengikuti isu-isu kebijakan public pada berita setidaknya beberapa kali dalam seminggu

Walaupun kepercayaan terhadap seluruh sumber informasi menurun – baik secara global maupun di Indonesia – media tradisional (66%) dan media milik institusi sendiri atau owned media (63%) masih dipercayai di Indonesia. Ada peluang bagi bisnis untuk menggandakan media miliknya sebagai sumber informasi yang dapat diandalkan sehingga menguatkan kepercayaan terhadap brand dan reputasi secara kesuluruhan.

“Brand telah menjadi penerbit dan mereka terus meningkatkan penggunaan platform komunikasi milik sendiri dan kanal media sosial untuk manyampaikan pesannya untuk dunia, namun biasanya mereka tidak melakukannya dengan baik,” ujar Bob Grove Chief Client & Operating Officer dari Edelman Asia Pasifik.

Pada lingkungan di mana adanya ketidakpastian mengenai sumber informasi yang terpercaya, ungkap Bob Grove, brand memiliki peluang unik untuk menjadi berbeda, menjadi transparan dan menjadi perwakilan informasi yang terpercaya. (OL-13)

Baca Juga: Survei : Institusi Bisnis Lebih Dipercaya dalam Pemulihan Ekonomi


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *