Sebagian Besar Wilayah Kalsel Rawan Terbakar

oleh

MUSIM kemarau mulai melanda Provinsi Kalimantan Selatan. Sebagian besar wilayah tersebut mempunyai tingkat kerawanan terbakar sangat tinggi.

Data dari BMKG Kalsel menyebutkan sebagian besar wilayah kabupaten/kota di Kalsel bestatus mudah terbakar tinggi dan sangat tinggi. Kondisi ini sudah berlangsung beberapa waktu terakhir.

Jumat (4/6), terpantau ada 20 hot spot (titik panas) yang muncul di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Banjar, Kotabaru, Tapin, Tanah Laut, dan Kota Banjarbaru.

Baca juga: KKB Tembak Mati Warga Sipil di Kabupaten Puncak

Pantauan Media, kebakaran lahan beberapa kali terjadi di wilayah Kalsel. Terbaru kebakaran melanda kawasan semak belukar di areal lahan gambut di Kecamatan Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut.

Kepala Seksi Perlindungan Sosial, Dinas Kesejahteraan Sosial Kalsel Ahmadi mengatakan, selain ancaman karhutla, Kalsel juga rawan bencana kebakaran permukiman sehingga masyarakat diminta waspada.

Kalsel mulai memasuki musim kemarau pada Juni saat sejumlah wilayah rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan serta permukiman.

Sebelumnya, Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA mengingatkan agar perusahaan perkebunan kelapa sawit (PKS) dan para petani sawit rakyat tidak melakukan pembakaran dalam kegiatan pembersihan (land clearing) maupun pembukaan lahan baru.

“Pemerintah kembali mengingatkan agar jangan ada kegiatan pembakaran untuk pembukaan lahan baik korporasi maupun dalam proses PSR atau replanting untuk menghindari karhutla. Mengingat bulan Juni sudah memasuki musim kering,” tegas Safrizal. (OL-1)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *