Save Garuda

oleh

BEBERAPA waktu yang lalu pemerintah sudah membuat vonis mengenai masa depan perusahaan penerbangan nasional Garuda Indonesia, setelah mengalami kesulitan keuangan cukup parah. Pemerintah telah memberikan beberapa opsi mengenai kelangsungan maskapai penerbangan nasional tersebut, yaitu memberikan suntikan modal agar tetap beroperasi, menggunakan hukum perlindungan kebangkrutan untuk merestrukturisasi berbagai kewajiban garuda, merestrukturisasi Garuda dan mendirikan perusahaan baru, serta opsi terakhir dengan melikuidasi Garuda.

Keputusan mengenai masa depan Garuda itu, tidak terlepas dari serangkaian rentetan permasalahan yang dihadapi Garuda sejak beberapa waktu lalu, hingga munculnya pandemi covid-19. Saat ini Garuda mengalami kerugian sebesar Rp70 triliun dan modalnya diperkirakan sudah minus Rp41 triliun.

Munculnya krisis kesehatan yang disertai dengan resesi ekonomi, membuat perjalanan bisnis maupun wisata mengalami penurunan yang sangat tajam. Kondisi seperti ini, bukan hanya dialami Garuda, melainkan juga dihadapi hampir semua perusahaan penerbangan di seluruh dunia.

Terhitung sudah sekitar 43 perusahaan penerbangan yang mengalami kebangkrutan akibat tidak mampu lagi menahan kerugian yang terus berlangsung akibat pandemi. Beberapa perusahaan penerbangan yang mengalami kerugian besar maupun kebangkrutan, sebagian di antaranya merupakan national carrier resmi dari beberapa negara, seperti yang dialami Thai Airways, South African Airways, Lufthansa, Air Canada, Cathay Pacific dll.

Kerugian maupun kebangkrutan yang dialami perusahaan-perusahaan penerbangan global itu, menjadi isu yang serius karena memberikan dampak besar terhadap sektor ekonomi dan sosial. Sebagai contoh, maskapai Singapore Airline membukukan kerugian sebesar US$4,3 miliar (sekitar Rp61 triliun dengan kurs Rp14.000). Maskapai Thai Airways mengalami kerugian 141 miliar Bath (sekitar Rp63 triliun dengan kurs Rp450).

Ratusan ribu atau bahkan jutaan pekerja baik yang bekerja langsung maupun di sektor-sektor pendukungnya terpaksa harus dirumahkan untuk sementara waktu atau selamanya. Para kreditur yang selama ini menjadi pendukung perusahaan penerbangan, seperti bank-bank multinasional maupun perusahaan leasing pesawat juga mengalami ancaman risiko kredit yang begitu besar. Para produsen pesawat juga terpaksa ikut mengurangi jumlah produksi maupun menunda pengiriman pesawatnya ke berbagai maskapai sehingga juga mengalami kerugian yang sangat besar.

 

Mengapa harus diselamatkan

 

Maskapai penerbangan nasional Garuda sebagai suatu korporasi telah berdiri sejak 1949 sehingga memiliki sejarah yang panjang seiring perjalanan bangsa Indonesia itu sendiri. Tentu kita masih ingat betapa besarnya jasa Garuda di awal berdirinya yang telah memelopori penerbangan sipil pertama di Indonesia.

Oleh sebab itu, terlepas dari berbagai opsi yang telah diberikan pemerintah, untuk mengatasi masalah keuangan Garuda, tentunya sebagian besar masyarakat Indonesia berharap bahwa maskapai Garuda dalam jangka pendek ini masih bisa diselamatkan.

Ada beberapa alasan nonfinansial yang menjadi latar belakang mengapa maskapai penerbangan nasional Garuda itu perlu diselamatkan. Pertama, kesulitan keuangan yang semakin memburuk yang sedang dihadapi Garuda tidak terlepas dari kondisi ekonomi yang mengalami resesi. Namun, perbaikan ekonomi secara perlahan-lahan telah menunjukkan perbaikan. Kontraksi ekonomi yang terjadi dari awal pandemi sampai triwulan I 2021 semakin mengecil. Bahkan, pemerintah sangat optimistis bahwa resesi akan berakhir pada triwulan II 2021.

Dengan pulihnya ekonomi Indonesia dari resesi, diharapkan kegiatan ekonomi semakin menggeliat Kembali, termasuk kebutuhan transportasi dan angkutan udara. Untuk itu, kita harus optimistis bahwa kondisi Garuda akan semakin membaik, seiring dengan membaiknya pemulihan ekonomi.

Upaya penyelamatan Garuda bukan hanya menyelamatkan industri penerbangan nasional, melainkan juga akan memicu pergerakan ekonomi di sektor-sektor pendukung lainnya, yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem industri penerbangan.

Kedua, brand image yang kuat merupakan aset yang sangat berharga bagi suatu korporasi. Oleh karena itu, jangan sampai branding Garuda yang sangat kuat itu, menjadi hilang karena perusahaan ini harus ditutup selamanya. Nama besar Garuda sudah dikenal bukan hanya oleh masyarakat Indonesia, melainkan juga oleh masyarakat internasional.

Brand image Garuda lekat sekali dengan nama Indonesia di dalamnya. Itu karena Garuda menjadi national flag carrier yang membawa nama dan bendera Indonesia ke mana pun mereka terbang. Kuatnya brand image Garuda tersebut bukan hanya terkait dengan logo burung Garuda yang menempel di setiap badan pesawat, melainkan juga mencerminkan wajah dari bangsa Indonesia.

Terbangnya Garuda ke berbagai negara seakan memberikan pesan dan juga kesan bahwa Indonesia bisa menjelajah ke mana saja seperti maskapai penerbangan asing lainnya. Di sini, sekaligus Garuda juga memiliki peran sebagai duta bangsa, yang menjual nama bangsa dan negara Indonesia ke seantero penjuru dunia.

Ketiga, selama ini Garuda telah memainkan peran penting sebagai alat penghubung masyarakat Indonesia yang tinggal di berbagai kepulauan. Konektivitas dan mobilitas manusia dari satu pulau ke pulau lainnya yang jumlahnya sangat banyak, memerlukan transportasi udara sebagai sarana transportasi yang cepat. Di sinilah Garuda secara tidak langsung memiliki peran penting, menyatukan bangsa Indonesia yang tinggal di berbagai pulau.

Keberanian Garuda beserta anak perusahaannya menghubungkan daerah terpencil dengan daerah lain, memerlukan suatu pengorbanan tersendiri. Aspek komersial mungkin tidak lagi menjadi pertimbangan utama dalam melayani trayek-trayek yang secara ekonomi tidak menguntungkan sehingga Garuda harus merugi.

Di sisi lain, perusahaan penerbangan swasta mungkin tidak mau melayani rute penerbangan yang secara komersial tidak menguntungkan. Dengan kehadiran Garuda, konektivitas bangsa Indonesia menjadi lebih mudah dan terjangkau, khususnya untuk daerah-daerah terpencil.

 

Tulisan ini merupakan pendapat pribadi.


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *