Sambangi Kabareskrim, Ustadz Adi Hidayat Akui Kerap Kena Fitnah

oleh

USTAD Adi Hidayat (UAH) mendatangi Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/6).

Kedatangannya tersebut untuk silahturahmi sekaligus membahas soal perkembangan dan dinamika sosial, hukum, dan kebangsaan di tanah air.

Saat berjumpa dengan Agus, Adi mencerirakan bahwa dirinya kerap menjadi korban fitnah dari pegiat media sosial (medsos). Namun, Ia tak menyebut nama orang yang dimaksud.

Ia menilai bahwa para pegiat medsos bertujuan hanya untuk mencari sensasi saja. Maka, Ustad Adi berharap fitnah-fitnah yang dapat merugikan bangsa dan negara dapat diredam dan ditindak oleh Polri melalui mekanisme dan proses yang baik sesuai aturan dan hukum yang tegas.

“Saya rasa peran Bareskrim Polri sudah sangat besar dalam upaya mengawasi dan menertibkan banyaknya permasalahan sosial yang dapat berimbas ke masalah hukum dengan kinerja yang sangat profesional saat ini,” papar Ustad Adi, Jumat (11/6).

Baca juga : Sopir Lapor Jokowi, Polisi Bekuk 7 Pemalak di Priok

“Kami juga siap memberikan dukungan kepada Mabes Polri dalam rangka sosialisasi kebijakan Polri dalam hal membantu persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, baik melalui media da’wah dan pembinaan yang tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Agus menuturkan kesalahpahaman memang sering terjadi di tengah masyarakat akibat pihak tertentu yang mencitrakan negatif kepada satu sama lain, termasuk kepolisian.

“Di tengah segala kisruh yang ada, rasanya negara memang perlu hadir untuk menjadi penengah yang arif. Tetapi di saat yang bersamaan, posisi negara juga jangan dihakimi dulu, dicurigai, dinyinyiri, dan seterusnya,” ujarnya.

“Karena pada dasarnya yang mengikat kita semua adalah undang-undang dan koridor hukum yang berlaku. Kita patuh dan tunduk pada semua itu,” tegasnya.

Sinergi yang baik, lanjut Agus, harus dijalankan oleh semua pihak dan hal itulah yang paling dibutuhkan bangsa Indonesia. (OL-2)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *