Polisi Koordinasi dengan Satgas Covid untuk Razia Alat Uji Bekas

oleh

KABAG Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan kemungkinan menggelar razia penggunaan alat rapid test antigen bekas pakai di sejumlah wilayah Indonesia. Namun, terlebih dahulu Korps Bhayangkara akan berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Tentunya Polri akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait ya, terutama Satgas Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan itu (razia),” kata Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (1/5).

Baca juga: Komisi VI akan Panggil Erick Soal Kasus Alat Uji Covid Bekas

Menurut Ramadhan penggelaran razia itu tidak boleh ujug-ujug dilakukan. Polri harus menyamakan persepsi terlebih dahulu dengan pemerintah. Sebelumnya, polisi menggerebek layanan rapid test antigen di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Selasa sore, 27 April 2021. Kemudian, mendapati lima petugas dari PT Kimia Farma Diagnostik menggunakan alat rapid test antigen bekas pakai.

Kelimanya adalah PM, DP, SP, MR, dan RN. Kelima pelaku telah ditetapkan tersangka. Praktik penggunaan alat rapid test antigen yang kembali digunakan untuk penumpang bandara tersebut sudah berlangsung cukup lama, sejak Desember 2020. Dari hasil pekerjaan kotor itu, para oknum tersebut meraup keuntungan hingga Rp1,8 miliar.(OL-5)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *