Penjualan Daging Sapi Beku oleh Mitra Tani Bantu Ekonomi Warga

oleh

KEPALA Subbidang Jaringan Distribusi Pangan BKP Kementerian Pertanian Yudhi Harsatriadi Sandyatma mengatakan untuk membantu ketersediaan daging sapi menjelang Hari Raya Idulfitri Kementerian Pertanian bersama Meet Shop Mitra Tani Pangkalan Jati menyediakan daging sapi beku. Selain itu juga untuk membantu menstabilkan harga daging sapi segar di pasaran.

“Saat ini hanya disediakan daging sapi, sementara untuk kerbau kosong, tapi daging sapi ini ada yang beku dan berbagai olahan seperti sosis, wagyu, dan lainnya. Untuk harganya sendiri variatif dari harga Rp75 ribu/kg sampai Rp150 ribu/kg,” kata Yudhi saat meninjau langsung penjualan daging sapi beku di Meet Shop Pangkalan Jati, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (12/5).

Hari ini, untuk di toko mitra tani, disediakan 3 ton, tetapi karena lokasinya dekat dengan storage maka misal habis tinggal ditambah dark storage. Sehingga tidak ada pembatasan konsumen beli daging berapa pun.

Yudhi mengungkapkan melalui pantauan Info Pangan Jakarta harga daging sapi di pasar tradisional mencapai Rp130-150/kg sementara di toko mitra tani harganya ada yang Rp75 ribu/kg tetapi perbedaannya adalah di pasar tradisional adalah daging segar yang langsung dijual, sementara di toko mitra tani adalah daging beku yang diimpor.

“Selain itu, khusus untuk hari ini disediakan juga kebutuhan sembako lainnya seperti beras dan minyak namun stok yang dijual tidak banyak,” ucapnya.

Baca juga: Daging Sapi Beku bantu Penuhi Stok Penjualan Jelang Lebaran

Sementara itu, salah satu pembeli, Chandra, merasa sangat terbantu dengan adanya Mitra Tani yang menjual daging beku tersebut. Dirinya mengaku sering membeli di toko mitra tani tersebut.

“Udah sering beli sih memang kalau soal harga jauh banget dengan yang dijual di pasar karena memang ini daging beku. Jadi memang ada harga ada kualitas, tetapi ini sangat membantu,” ungkap Chandra.

Chandra mengungkapkan hal ini juga dapat membantu ekonomi keluarganya karena bisa membeli daging dengan harga miring.

“Ini tentunya sangat membantu ekonomi karena tidak keluar uang banyak untuk lebaran kali ini,” pungkasnya. (OL-5)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *