Pengguna Road Bike di Sudirman-Thamrin Kian Meningkat

oleh

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta hingga kini masih belum menelurkan payung hukum mengenai jalur khusus Road Bike.

Beleid yang direncanakan hadir dalam bentuk keputusan gubernur (Kepgub) itu rencananya akan dimatangkan usai uji coba jalur khusus Road Bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang dan di Jalan Jenderal Sudirman – Jalan MH Thamrin.

“Masih dilakukan kajian. Tentu kami terus melakukan uji coba sehingga pelaksanaannya firm dari sisi teknis dan operasionalnya, baru Itu dituangkan dalam regulasi,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui Media Indonesia di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (10/6).

Menurut dia, seiring diberlakukannya uji coba jalur khusus Road Bike di dua kawasan di Jakarta, peminatnya pun semakin meningkat.

Di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang di mana Road Bike boleh melintas pada pukul 05.00-08.00 WIB setiap Sabtu-Minggu, aktivitas Road Bike menunjukkan peningkatan setiap pekannya.

“Dari tiga kali pelaksanaan uji coba terjadi peningkatan sepeda road bike yang cukup signifikan dari pertama kedua ada peningkatan 77%,” jelasnya.

Kemudian, untuk uji coba di Jalan Jenderal Sudirman – Jalan MH Thamrin, Road Bike diperbolehkan melintas hanya pada pukul 05.00-06.30 WIB pada Senin-Jumat. Pada uji coba sejak Senin-Rabu (7-9 Juni) lalu, Dishub DKI mencatat ada kenaikan signifikan terhadap jumlah ‘Road Bikers’ yang melintas.

“Jadi untuk Sudirman contohnya di total dua arah para Senin, 7 Juni itu 765 pesepeda. Kemudian Selasanya meningkat menjadi 1.395 pesepeda, naik 82,3%. Kemudian Rabu naik lagi dari 1.395 naik menjadi 1.659, naik 16,8%,” kata Syafrin.

“Tentu ini akan kami lakukan evaluasi terus. Dari sana akan kami laporkan kepada Pak Gubernur tahapan ke depannya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar para pesepeda Road Bike tetap mematuhi aturan protokol kesehatan seperti tidak berkerumun saat beristirahat, tetap menjaga jarak, dan tidak beristirahat atau berhenti di tengah jalan.

“Berhentilah pada lokasi-lokasi yang diperbolehkan untuk istirahat dengan tetap menjalankan prokes,” ungkapnya. (Put/OL-09)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *