Pengawasan Prokes di Pasar Tanah Abang Diperketat

oleh

PERUMDA Pembangunan Sarana Jaya dan Jajaran TNI/Polri mulai hari ini mulai melakukan pengetatan pengawasan protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang dan juga diseluruh Kawasan Tanah Abang.

Hal ini adalah imbas tingginya kunjungan masyarakat untuk berbelanja di kawasan Pasar tekstil terbesar se Asia Tenggara tersebut.

“Pasar Jaya sendiri sudah menyiapkan posko di sejumlah titik di kawasan Pasar Tanah Abang. Sebagian petugas juga melakukan monitoring dan pengawasan agar protokol kesehatan bisa tetap bisa dijalankan di pasar tersebut,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, dalam keterangan resminya, Senin (3/5).

Sejak dibukanya Pasar Tanah Abang pagi ini petugas sudah mengatur pembatasan pengunjung 50% dari kapasitas pasar. Serta dilakukan pengaturan terhadap alur masuk dan keluar sehingga dapat mengurai penumpukan di dalam pasar.

Mulai dari pintu masuk pasar seluruh pengunjung diminta untuk mencuci tangan menggunakan sabun, dicek suhu badan dan harus selalu menggunakan masker. Sebagian petugas lainnya baik yang ada di posko dan didalam pasar juga menggunakan toa melakukan himbauan agar masyarakat memahami betul pelaksanaan protokol kesehatan.

Baca juga: Pemda DKI Diminta Koordinasi dengan Polri Atasi Kerumunan di Pasar

Adapun upaya mengurai kepadatan pengunjung ini agar tidak ada penumpukan pembeli di satu lokasi saja. Petugas mengingatkan agar jika satu lokasi penuh

agar masyarakat tidak berkerumun dan mencari lokasi lainnya mengingat cukup banyak toko menjual produk serupa di kawasan Pasar Tanah Abang.

Selain itu sejak kemarin sudah dilakukan komunikasi juga dengan pengelola transjakarta agar disiapkan bus dari Stasiun Dukuh Atas ke Pasar blok A Tanah Abang. Diharapkan ini juga bisa mengurangi

tumpukan orang yang membawa kendaraan ke pasar tersebut. Merespon hal tersebut maka sudah ada 20 bus yang disiapkan oleh Transjakarta dari Stasiun Dukuh Atas ke Pasar Blok A Tanah Abang.

“Selain itu mulai sore ini penutupan lebih cepat terhadap kios diberlakukan di Pasar Tanah abang. Toko yang berada di lantai ganjil diminta tutup jam 4 sore dan yang berada di lantai genap tutup jam 5 sore. Hal ini untuk mencegah penumpukan keluar pengunjung secara bersamaan,” ungkapnya.

Petugas masih akan terus disiagakan beberapa hari kedepan yang menjadi waktu teramai masyarakat yang datang untuk berbelanja. Setiap tahunnya sudah menjadi budaya warga dari seluruh nusantara hingga ke luar negeri membeli baju lebaran di Pasar terbesar se Asia Tenggara ini.

Petugas di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka mengurai banyaknya pengunjung yang berbelanja ke Pasar Tanah Abang. Pengetatan pengawasan aktivitas pengunjung pasar ini tidak hanya di Pasar Tanah Abang saja melainkan juga dilakukan di seluruh pasar yang berada dibawah naungan Perumda Pasar Jaya yang ada di Jakarta. (OL-4)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *