Pemkot Cirebon Siapkan Kota Pusaka untuk Destinasi Wisata

oleh

PEMERINTAH Kota Cirebon mengembangkan destinasi wisata Kota Pusaka. Detail engineerin design (DED) Kota Pusaka ditargerkat tahun ini selesai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menjelaskan DED Kota Pusaka saat ini sedang dibahas oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat. “Targetnya tahun ini selesai,” ungkap Agus, Jumat (11/6).

Keberadaan Kota Pusaka menurut Agus akan menambah lokasi destinasi wisata sejarah di Kota Cirebon. “Kota Cirebon memiliki banyak peninggalan sejarah yang masih terpelihara hingga kini,” ungkap Agus. Termasuk bangunan-bangunan tua yang berada di satu kawasan yang ke depannya disebut dengan Kota Pusaka.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Cirebon, Iing Daiman, menjelaskan kawasan kota pusaka merupakan zona kota lama yang di dalamnya memiliki 17 cagar budaya dan 3 obyek diduga cagar budaya. “Masing-masing memiliki makna sejarah yang tinggi bagi perkembangan Kota Cirebon,” ungkap Iing.

Bangunan tersebut diantaranya Gedung British American Tobacco (BAT), Gedung Bank Indonesia, Gedung PT Pos Indonesia, Gedung Bank Mandiri, Kawasan Pelabuhan Cirebon, Gedung Bundar, Gedung PT Cipta Niaga, Gedung PT Kerta Niaga, Gereja ST Yosef, Gereja Pasundan, Klenteng Talang, Vihara Dewi Welas Asih, Gedung SMPN 14 Kota Cirebon, Gedung SMPN 15 Kota Cirebon, Gedung SMPN 16 Kota Cirebon. Ada pula pabrik es Sari Petojo, Gedung KPU, Gedung eks Kantor Satpol PP, Lapangan Kebumen dan bangunan Riool.

Ada pun ruang lingkun perencanaan penataan kawasan Kota Pusaka terdiri dari pembangunan pedestrian dan penambahan sejumlah fungsi seperti street furniture , penataan taman dan pencahayaan sehingga kawasan tersebut menjad lokasi wisata yang representatif. (OL-13)

Baca Juga: Sopir Lapor Jokowi, Barulah Polisi Bekuk Pelaku Pungli di Tj.Priok


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *