Pemkab OKI Perbolehkan Salat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan

oleh

KASUS penularan Covid-19 di Ogan Komering Ilir dalam status terkendali atau rendah. Untuk itu pada pelaksanaan salat Ied 1442 H mendatang, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir mengizinkan warganya melaksanaan salat Ied baik di masjid atau lapangan.

“Boleh melaksanakan salat ied asal patuhi protokol kesehatan,” ucap Sekretaris Daerah OKI, Husin, Kamis (6/5).

Husin mengingatkan untuk menerapkan protokol Kesehatan ketat. Jemaah yang datang diminta untuk membawa sajadah sendiri dari rumah, memakai masker dan saf antar jemaah diberi jarak. “Protokol kesehatan harus benar-benar ditegakkan,” pesannya.

Ia berharap warga melaksanakan salat Ied di lingkungan masing-masing.

“Kalau bisa di pusatkan di RT masing-masing ya, jadi hanya kelompok masyarakat itu saja yang melaksanakan salat dan tidak melibatkan orang luar terlalu banyak berbaur dengan warga lainnya,” kata dia.

Di sisi lain, Pemkab OKI meniadakan perayaan takbir keliling dan open house melalui surat edaran nomor 466/II/2021. Bahkan Bupati OKI mengimbau agar masyarakat OKI tidak lengah dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga di rumah.

“Untuk perayaan takbir keliling atau open house apalagi dengan berkerumun itu dilarang,” ujar Husin.

Diketahui status level penularan Covid-19 di 18 kecamatan se Kabupaten OKI saat ini berada pada level terkendali atau rendah, yakni 5 Kecamatan berada pada Zona Kuning atau penularan rendah dan 13 kecamatan lainnya pada zona hijau atau tanpa kasus penularan Covid-19. Untuk menjaga kondisi ini pada operasi ketupat Musi 2021, pintu keluar masuk OKI kini diawasi secara ketat

oleh petugas

“Operasi ketupat musi 2021 ini memiliki target menekan bahkan memutus laju penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKI. Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk menggunakan waktu berkualitas berkumpul bersama keluarga inti di rumah saja,” jelas Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy.

baca juga: Salat Ied

Pada operasi bersama ini, sebanyak 299 personel gabungan disiagakan pada 5 pos penyekatan pintu keluar masuk OKI, yaitu di Kecamatan Tanjung lubuk, Pematang Panggang, Kecamatan Jejawi, Pintu Masuk Tol Kayuagung-Palembang dan Celikah serta rest area tol Pematang Panggang-Kayuagung. (OL-3)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *