Pembangunan Bendungan Riam Kiwa Untuk Cegah Banjir di Kalsel

oleh

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan telah merancang pembangunan bendungan Riam Kiwa guna mengatasi ancaman bencana banjir di wilayah tersebut. Bendungan yang berada di kawasan kaki Pegunungan Meratus ini dicanangkan berada di Desa Angkipih dan Desa Paramasan Bawah, Kabupaten Banjar.

Saat ini, proses pembangunan bendungan mulai memasuki tahapan penentuan lokasi dan proses pengadaan tanah. “Proses pembangunan bendungan masuk tahapan penentuan lokasi yang kewenangannya kita serahkan ke Pemkab Banjar,” ujar Sekda Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, Senin (1/6).

Selain Riam Kiwa ada sejumlah rencana pembangunan bendungan yang diharapkan dapat mengatasi ancaman bencana banjir di Kalsel.

Bendungan yang tengah diperjuangkan Pemprov Kalsel antara lain bendungan Riam Kiwa di Kabupaten Banjar, Pancur Hanau di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan bendungan Kusan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Balai Wilayah Sungai III, Fikri Abdurrahman menyebutkan bahwa proses pengadaan lahan untuk proyek bendungan berjalan beriringan

dengan tahapan lainnya. Proyek pembangunan Bendungan Riam Kiwa diperkirakan akan memakan waktu hingga lima tahun ke depan.

baca juga:

Sekda Kabupaten Banjar, M Hilman, mengatakan ada banyak tahapan yang harus dilakukan dalam proses pembangunan bendungan ini. Di antaranya pemberitahuan rencana pembangunan untuk kepentingan umum, konsultasi publik serta proses pengadaan tanah.

Beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo meresmikan bendungan Pipitak Jaya di Kabupaten Tapin yang dinilai berhasil mengurangi risiko banjir pada saat bencana banjir besar melanda Kalsel awal 2021. (N-1)

 

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *