Menlu Retno Minta ASEAN Tunjuk Utusan Khusus untuk Myanmar

oleh

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi meminta ASEAN untuk segera menunjuk utusan khusus untuk Myanmar yang sedang bermasalah pascakudeta militer pada Februari lalu.

Retno menuturkan, Indonesia terus berkomunikasi dengan ketua dan negara anggota ASEAN serta mendorong tindak lanjut konsensus 5 poin, hasil pertemuan ASEAN Leaders Meeting (ALM) yang digelar di Jakarta pada April lalu.

“Penunjukkan Special Envoy harus segera diselesaikan. Dan komunikasi dengan semua pihak harus dilakukan, termasuk dalam kunjungan Ketua dan Sekjen ASEAN ke Myanmar,” kata Retno dalam konferensi pers daring, Rabu (2/5).

Dia menuturkan, langkah tersebut akan menjadi titik awal kerja ASEAN untuk menindaklanjuti konsensus 5 poin yang terdiri dari, kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar, dialog konstruktif di antara semua pihak terkait harus segera dimulai untuk mencari solusi damai bagi kepentingan rakyat, utusan khusus Ketua ASEAN akan memfasilitasi mediasi proses dialog dengan bantuan Sekretaris Jenderal ASEAN, ASEAN akan memberikan bantuan kemanusiaan melalui AHA Centre, serta utusan khusus dan delegasi akan mengunjungi Myanmar.

Baca juga : Pemimpin ASEAN akan Kunjungi Myanmar Pekan In

“Dialog inklusif penting untuk didorong untuk menyelesaikan krisis politik di Myanmar dan membawa demokrasi kembali dalam kehidupan politik Myanmar sesuai dengan kehendak rakyat Myanmar,” ujarnya.

“Keselamatan dan well-being rakyat Myanmar harus terus menjadi prioritas,” imbuhnya.

ASEAN telah memimpin upaya diplomatik utama di Myanmar sejak kudeta 1 Februari. Kemajuan nyata telah dibuat oleh blok tersebut dengan menghasilkan konsensus 5 poin.

Ketua dan Sekretaris Jenderal ASEAN berencana untuk melakukan perjalanan ke Myanmar dalam minggu ini untuk menindaklanjuti konsensus 5 poin yang telah disepakati tersebut. (OL-7)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *