Mengaku Depresi, Osaka Mundur dari Prancis Terbuka

oleh

PETENIS Jepang Naomi Osaka membuat kejutan saat dia mengumumkan pengunduran dirinya dari Prancis Terbuka 2021, Senin (31/5) waktu setempat, sehubungan dengan penolakan kewajiban konferensi pers yang membuatnya depresi selama tiga tahun terakhir.

“Ini bukan situasi yang pernah saya bayangkan. Hal terbaik bagi turnamen, peserta, dan ketenangan saya adalah dengan mundur sehingga semua orang bisa kembali fokus pada tenis yang sedang berlangsung di Paris. Saya tidak ingin mengalihkan perhatian orang lain dan ini dilakukan agar pesan saya bisa lebih jelas,” tulis Osaka melalui akun Twitter pribadinya.

Menjelang turnamen, Osaka mengatakan dia tidak akan menghadiri konferensi pers wajib bagi para petenis setelah pertandingan dengan alasan pertanyaan para wartawan menekan kesehatan mentalnya.

Baca juga: Priska Madelyn Tiba di Paris untuk Roland Garros

Petenis berusia 23 tahun itu mewujudkan ucapannya saat ia menolak hadir pascakemenangan di putaran pertama, Minggu (30/5). Akibat tindakannya, dia didenda Rp214 juta dan terancam didiskualifikasi.

Namun, pada Senin (31/5), petenis peringkat dua dunia itu memutuskan mengambil tindakan sendiri dengan mengundurkan diri.

“Sebenarnya saya telah menderita depresi sejak Amerika Serikat (AS) Terbuka 2018 dan saya sangat kesulitan mengatasinya. Siapa pun yang mengenal saya tahu saya adalah introvert,” tulisnya.

Federasi Tenis Prancis (FFT), selaku penyelenggara Grand Slam tanah liat Roland Garros, menyebut pengunduran diri Osaka sangat disayangkan.

“Kami turut sedih untuk Naomi Osaka. Kami mendoakan yang terbaik dan pemulihan secepat mungkin. Kami menantikan Naomi di turnamen kami tahun depan,” kata Presiden FFT Gilles Moretton dalam sebuah pernyataan resmi. (Ant/OL-1)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *