LRT Jabodetabek Diminta tidak Ulangi Kesalahan LRT Palembang

oleh

PENGAMAT transportasi Djoko Setijowarno mengingatkan pemerintah pusat agar LRT Jabodetabek tidak senasib dengan LRT Palembang. Dibangun untuk akomodasi atlet saat gelaran Asian Games 2018, LRT Palembang kini sepi peminat.

Djoko menjelaskan salah satu penyebabnya adalah minimnya akses menuju stasiun-stasiun LRT Palembang.

“Jangan diabaikan akses ke setiap stasiun yang belum selesai dibangun. Harus segera membangun akses jaringan jalan menuju ke setiap stasiun yang berada di luar Kota Jakarta,” kata Djoko, Rabu (9/6).

Baca juga: Ini 14 Layanan Bayar Pajak Kendaraan di Jadetabek

Langkah selanjutnya adalah menyediakan angkutan penghubung antara kawasan permukiman ke stasiun terdekat.

Pada 2020, PT KAI sudah melakukan kajian tersebut berkaitan dengan pentingnya ada jaringan transportasi umum dan integrasi moda di sepanjang koridor LRT Jabodebek.

“Potensi alih moda kendaraan pribadi ke LRT Jabodebek sebanyak 81% pengguna kendaraan pribadi ingin mencoba beralih menggunakan LRT. Alasannya waktu tempuh yang lebih singkat dan biaya perjalanan yang jauh lebih murah dibandingkan tol,” jelasnya.

Di samping itu, sebanyak 74% pengguna angkutan umum ingin mencoba beralih menggunakan LRT. Alasannya waktu tempuh yang lebih singkat dan tempat kegiatan mereka dekat dengan stasiun LRT.

Variabel aksesibilitas yang menjadi prioritas pengguna LRT Jabodebek adalah kemudahan angkutan umum ke/dari stasiun LRT, dekat pusat komersial/perkantoran, tersedia fasilitas parkir, dekat permukiman, dekat jalan utama, akses jalan masuk stasiun lebar, feeder dari stasiun LRT yang diharapkan oleh pengguna LRT Jabodebek, bus, angkot, angkutan daring, dan bus TransJakarta.

Bagi warga Bogor agar dapat menggunakan LRT Jabodetebek setelah disediakan transportasi umum yang menghubungkan Terminal Baranangsiang ke Stasiun Harjamukti.

“Sayangnya, tahun ini belum dapat dilakukan, terganjal penolakan Pemkab Bogor terhadap program BTS yang diselenggarakan BPTJ,” tukasnya.

Sebelumnya, kemarin, Rabu (9/6), Presiden Joko Widodo meninjau dan menjajal LRT Jabodetabek dari Stasiun Harjamukti, Bogor ke Stasiun Taman Mini, Jakarta Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memuji kereta LRT yang tidak bising dan pengoperasiannya yang mulus. Kereta ringan itu diharapkan beroperasi pada Juni tahun depan. (OL-1)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *