Laporkan Ibu Mertua, Adly Fairuz Dianggap Tak Punya Attitude oleh Adik Ipar

oleh

TABLOIDBINTANG.COM – Adly Fairuz melaporkan ibu mertuanya, Yulia Irawari ke Polda Metro Jaya dengan pasal pencemaran nama baik. Adly tidak terima difitnah melakukan KDRT pada istrinya, Angbeen Rishi.

Dari laporan Adly Fairuz, ibu kandung Angbeen pun dipanggil polisi pemeriksaan. Andleeb Rishi, adik dari Angbeen, juga turut dipanggil.

Andleeb mengaku saat dikonfrontir untuk mediasi, dirinya melihat Adly Fairuz sebagai sosok yang tidak menghargai orang tua.

“Pas mediasi di Polda itu, jujur aku kaget banget, karena aku belum pernah seumur hidup aku ngelihat orang lain enggak ada attitude ke orang tua, apalagi ini kenal,” kata Andleeb Rishi dalam tayangan Insertlive belum lama ini.

Angbeen Rishi dan Adly Fairuz (Instagram)

“Aku masuk ke ruangan aja benar-benar dia (Adly) udah main musik di meja, maksud aku kan ini acara resmi. Masuk main musik di meja, gerak-gerak badannya, pas pertama kali dia ngomong langsung kakinya naik satu. Jujur itu aku kaget banget. Attitude buruk banget,” terang Andleeb Rishi.

Andleeb mengaku kaget dengan sikap Adly Fairuz, padahal awalnya pemain sinetron Jodoh Wasiat Bapak itu dikenal sosok yang ramah dan sopan terhadap sang mertua. Ia pun heran kenapa kakak iparnya itu bisa berubah 180 derajat.

Selain itu ia juga menyayangkan keputusan Adly Fairuz yang tetap bersikeras untuk menempuh jalur hukum atas masalah yang terjadi di dalam keluarganya itu.

“Pihak sana dia minta dilanjuti prosesnya. Dia penginnya baik-baik, buktinya mereka juga udah menikah, sudah punya anak, hasil mediasi kemarin kok mau dilanjuti. Itu kita bingung, tujuannya apa, kenapa pengen proses ini dilanjutkan terus. Apa yang mau dicapai mungkin ada kepuasan tersendiri aku juga enggak tahu. Aku tanya tujuannya apa sih, kan sudah berkeluarga juga,” pungkas Andleeb Rishi.

(pri)

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *