Langgar Prokes Gerai McDonald’s di Kota Depok Didenda Rp5 Juta

oleh

SATUAN polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Depok menyegel dan menutup paksa gerai makanan cepat saji McDonald’s (McD) di City Plaza, Kota Depok lantaran melanggar protokol kesehatan (Prokes). Di Gerai tersebut terjadi kerumunan besar-besaran saat para ojek online mengambil orderan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Lienda Ratna Nurdiany mengatakan ratusan ojol membludak di depan gerai tersebut tanpa memperhatikan jarak. Akibatntya gerai tersebut ditutup dan disegel pihaknya. “Kami segel karena langgar prokes,” ujar Kasatpol PP Lienda, Kamis (10/6).

Aksi penutupan dan penyegelan itu, lanjut dia, dilakukan pihaknya, karena penumpukan sudah tidak dapat dikendalikan. “Kami tutup sementara gerai McD karena membludaknya pembeli program BTS Meal di sana,” katanya.

Ditegaskan bahwa kerumunan tersebut telah melanggar Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 60 tahun 2020. Yaitu tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Sesuai Perwal tersebut, McD dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp5 juta karena pelanggaran prokes. “Dikenakan sanksi berupa denda sejumlah Rp 5 juta karena menimbulkan kerumunan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda Satpol PP Kota Depok, Taufiqurakhman mengatakan, pihaknya memastikan program BTS Meal dihentikan sementara pasca penutupan yang dilakukannya bersama personel Satpol PP. Usai disegel, saat ini pihaknya menyiagakan personel Satpol PP dan Polri utuk bersiaga di McD Ciplaz.

“Sudah kami tempatkan sejumlah anggota untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan kembali. Sebab, masih ada beberapa orderan via ojek online yang belum dibatalkan,” katanya. (OL-13)

Baca Juga: Ini 14 Layanan Bayar Pajak Kendaraan di Jadetabek


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *