Klub Minta PT LIB Sosialisasikan Teknis Liga 1

oleh

SEJUMLAH klub meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menjabarkan teknis pelaksanaan kompetisi di tengah pandemi. Apalagi, waktu yang tersisa saat ini sangat pendek.

Polri telah mengeluarkan izin untuk bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 di tengah pandemi Covid-19. Pelaksanaan kompetisi akan menerapkan potokol kesehatan yang ekstra ketat.

“Tentunya kami mengapresiasi apa yang menjadi amanah kepolisian terkait ijin kompetisi Liga 1 yang akan digulirkan pada awal Juli nanti,” kata Media Officer, Arema FC, Sudarmaji dilansir dari laman resmi klub.

“Info yang kami terima kompetisi akan diselenggarakan pada 10 Juli 2021 dengan sistem seri dengan format bubble to bubble” tambahnya.

Arema berharap sosialisasi mengenai apa pun terkait kompetisi bisa segera dibeberkan oleh PSSI dan LIB. Selain soal protokol kesehatan, detail mengenai subsidi untuk klub selama kompetisi berlangsung juga diharap bisa dijelaskan.

“Kelangsungan hidup klub juga harus diproteksi, selain itu juga ada beberapa hal yang perlu untuk disosialisasikan. Waktunya sangat pendek ada 1,5 bulan untuk memantapkan kompetisi, karena di dalamnya juga termasuk sosialisasi soal regulasi,” kata Sudarmaji.

Saat ini Arema sudah menyiapkan tim mereka untuk menyambut kompetisi. Di bawah arahan pelatih anyar Eduardo Almeida, Arema telah menjalani satu laga uji coba melawan Malang Selection, dengan kemenangan telak 8-0.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts belum mau menanggapi ihwal izin Liga 1 yang telah dikeluarkan Polri. “Saya belum bisa kasih komentar karena sejauh ini belum ada pernyataan atau pun surat resmi yang kami terima, sehingga kemungkinan kedepan masih bisa berubah,” kata Robert. 

Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menyatakan, tidak ada tim yang bermain di stadion kandangnya (home base) masing-masing saat kompetisi digelar.

“Di Liga 1, setiap tim akan bertemu dua kali tetapi tidak ada laga yang berlangsung di ‘home base’ tim yang bertanding,” jelas Sudjarno.

Liga 1 Indonesia tahun ini dijadwalkan bergulir mulai 10 Juli 2021 hingga Maret 2022. Formatnya masih menggunakan sistem liga penuh, tapi dibagi menjadi enam seri yang berlangsung di tiga klaster daerah Pulau Jawa.

Klaster pertama terdiri dari Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Klaster kedua di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, sedangkan klaster ketiga di Jawa Timur. LIB juga menyatakan terdapat 22 stadion yang dipersiapkan untuk menggelar pertandingan.

Sudjarno menyatakan, LIB akan membicarakan lebih jauh soal teknis penggunaan stadion dan lainnya dengan klub-klub Liga 1 lewat pertemuan virtual pada Kamis 3 Juni mendatang.

“Di sana kami akan menjabarkan kembali soal hasil kongres PSSI. Kemudian akan membicarakan soal jadwal manager meeting,” jelas Sudjarno. (Mal/Ligaindonesiabaru/OL-09)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *