Kiwil Yakin Kabar Putrinya Nangis karena Diejek Mirip Ayahnya Hanya Karangan Mantan Istri

oleh

TABLOIDBINTANG.COM – Komedian Wildan Delta atau Kiwil mengaku syok saat mendengar kabar putrinya, Meisya menangis karena diejek berwajah mirip ayahnya. Kabar tersebut diungkap oleh mantan istri Kiwil, Meggy Wulandari di Instagram.

Kiwil mengaku tidak tahu mantan istrinya menyampaikan soal Meisya tersebut. Sebab, media sosial Kiwil telah lama diblokir sang mantan istri.

Menurut Kiwil, tidak mungkin Meisya sampai menangis dibilang mirip ayahnya. Hal itu diduga Kiwil hanya karangan saja.

“Kaget aja, kok bisa? Sementara saya tahu, anak saya tahu siapa bapaknya, enggak mungkin anak saya nangis-nangis dibilang mirip saya,” ungkap Kiwil di TransTV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (4/6).

Meggy Wulandari (Seno/tabloidbintang.com)

Kiwil meyakini kabar yang sempat ramai itu bukan dari anaknya. Sebab, setelah diperhatikan bahasanya, bukan seperti bahasa yang biasanya digunakan buah hatinya.

“Itu bukan ala anak saya. Saya masih video call kok, ‘Papa i love you, aku sayang Papa, aku kangen,’ begitu,” ungkap Kiwil.

Pria yang populer karena bisa menirukan suara almarhum Zainudin MZ itu mengungkapkan, komunikasi dengan putrinya tidak pernah putus. Bahkan Kiwil mengklaim sering komunikasi video call, meskipun sang putri harus diam-diam alias mengumpat supaya tidak ketahuan Meggy.

“Karena anak saya ada batasan dari ibunya (untuk menghubungi Kiwil),” jelas Kiwil.

Kiwil juga menyesalkan kenapa mantan istrinya mengungkap sesuatu yang tidak benar. Sebelumnya, Meggy sempat membuat pengakuan bahwa kalimat yang diunggah di Instagramnya itu merupakan bahasa Meggy sendiri.

“Yang saya sesali kenapa enggak dari awal (dihapus), harusnya dipikirkan dulu, orang tua harus cerdas, jangan anak disangkutpautkan dengan urusan orang tua, anak punya dunia sendiri,” pungkas Kiwil.

(pri)

Penulis Supriyanto

Editor Suyanto Soemohardjo

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *