Kemenkes Waspadai Adanya Tren Peningkatan Kasus Covid-19 Nasional

oleh

KEMENTERIAN Kesehatan mewaspadai adanya potensi kenaikan kasus covid-19 di Indonesia. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan berdasarkan pantauan pemerintah, sejak awal Februari penambahan kasus covid-19 menurun yakni rata-rata berjumlah di bawah 5 ribu. Namun demikian, pada April ini pihaknya melihat ada tren kenaikan kasus.

“Kemarin faktanya meloncat sempat sebanyak 5.800 kasus artinya ada tambahan sebanyak 600 kasus,” kata Nadia dalam keterangan resmi, Sabtu (1/5).

Untuk itu, ia meminta kepada semua pihak bekerja sama dalam mengontrol kasus covid-19. Masyarakat diimbau agar tetap melakukan pembatasan mobilitas.

“Ini yang tentunya selalu kita harapkan bahwa penurunan kasus betul-betul kita bisa turunkan ke titik yang paling rendah, dan kita tekan supaya tidak ada terjadi lonjakan kasus. kami Ingatkan kemarin terjadi penambahan sebanyak 600 yang tentunya harus menjadi kewaspadaan,” tegas Nadia.

Nadia menambahkan, saat ini Kemenkes sudah mendeteksi adanya 10 kasus varian baru B 177 di Indonesia. Ia meminta temuan ini harus menjadi perhatian bersama karena varian baru tersebut bukan hanya bermula dari kasus impor, melainkan sudah ditemukan trasmisi lokal di sejumlah wilayah.

Baca juga: Kemenkes Selidiki Mutasi Covid-19 Asal India

Ia merinci transmisi lokal varian B177 sudah terjadi di Kabupaten Karawang, di Provinsi Sumatra Selatan, Provinsi Sumatra Utara, dan Provinsi Kalimantan Selatan.

Nadia menegaskan, salah satu antisipasi utama untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus dan termasuk juga mengatasi penularan varian baru ialah pembatasan mobilitas.

“Sehingga kembali lagi pembatasan menjadi kunci utama kita untuk mengatasi varian dan penyebaran dari varian baru ini. Kita melihat bahwa mobilitas yang tinggi akan menyebabkan lonjakan kasus sementara mobilitas yang rendah itu akan menekan laju penularan,” tutur Nadia.

Peningkatan kasus yang terjadi di berbagai negara, katanya, harus menjadi kewaspadaan bersama. Kasus di India yang saat ini sudah hampir mencapai angka 18 juta dengan 200 ribu sampai 300 ribu konfirmasi kasus positif harian, serta kematian yang terjadi setiap 4 menit, bisa menjadi pembelajaran untuk Indonesia jangan sampai mengalami hal yang sama.

Ada beberapa negara seperti Turki sudah memasuki kondisi lockdown akibat adanya peningkatan kasus, juga Jepang sudah mencapai 1000 kasus infeksi barunya, kemudian Singapura ada 16 kasus komunitas di Singapura.

“Perlu kembali kami tekankan bahwa negara-negara ini terutama negara-negara yang bertetanggaan dengan kita berada di Asia sudah melakukan kewaspadaan dan sudah memperlihatkan adanya peningkatan kasus covid-19,” ucap Nadia.

Ia menambahkan walaupun sudah membatasi mobilitas harus tetap melaksanakan protokol kesehatan. Hal itu adalah kunci untuk menekan laju penularan.(OL-5)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *