KEK Kendal Siap Beroperasi

oleh

SEKRETARIS  Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (DN KEK), Enoh Suharto Pranoto melaporkan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal Jawa Tengah siap beroperasi dan mampu menjadi Role Model KEK di Indonesia.

Enoh menjelaskan evaluasi yang dilakukan oleh DN KEK juga dilakukan kepada 15 KEK yang ada di seluruh Indonesia. Perkembangan kawasan tersebut juga berjalan dengan baik.

“Kami telah melakukan evaluasi terhadap 15 Kawasan Ekonomi Khusus di seluruh Indonesia, dan kinerja KEK kendal sangatlah baik dan termasuk yang terbaik di antara Kawasan Ekonomi Khusus lainnya,” ujar Enoh dalam keterangannya, Sabtu (1/5).

Menurut Enoh, salah satu faktor yang membuat KEK Kendal berkembang sangat baik ialah adanya kantor administrator KEK di Kendal. Peran kantor administrator sangat penting dalam menyukseskan kawasan ekonomi khusus yang menjadi pintu gerbang bagi para investor.

Lewat kantor administrator, investor bisa merasakan kemudahan dalam mendapatkan fasilitas fiskal maupun non-fiskal dari KEK.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico Ganinduto berharap bahwa dengan status kawasan ekonomi khusus yang dimiliki Kawasan Industri Kendal dan adanya kantor administrator, semakin dapat mempermudah investor berdatangan, dan KIK bisa menjadi pilihan terbaik untuk berinvestasi di Jawa Tengah.

“Tentunya, kalau kawasan ekonomi khusus lebih mempermudah investasi dengan adanya insentif yang diberikan. Dan harapannya Kawasan Industri Kendal bisa menjadi kawasan industri yang berbeda, menjadi opsi terbaik untuk berinvestasi di Jawa Tengah,” ujar Dico.

“Pemerintah daerah juga akan proaktif dalam memberikan support supaya kawasan Industri di Kendal lebih cepat berkembang, dan bisa menjadi percontohan untuk kawasan Industri lainnya,” sambungnya.

Saat ini dengan adanya Kawasan Industri Kendal, branding Kendal bisa menjadi lebih baik, Kawasan Industri Kendal juga telah berkontribusi untuk membuka lapangan pekerjaan.

“Kami berharap nantinya KIK dapat bersinergi untuk membangun Kendal, tidak hanya industri tapi juga pariwisata dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Kendal,” ujar Dico. (E-1)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *