Kasus Covid-19 di Sumur Batu Bukan dari Klaster Mudik

oleh

KASUS covid-19 di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat bertambah. Semula terdapat 25 kasus namun telah bertambah menjadi 37 kasus. Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Sumur Batu Suprayitno mengatakan klaster tersebut tidak disebabkan oleh arus balik ataupun silaturahmi lebaran.

Suprayitno mengungkapkan, mulanya ada warga di dalam 1 KK di RT01/RW03 yang mengalami sakit demam tinggi. Warga tersebut pun memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

Baca juga: Lagi, 42 Pemalak Sopir di Priok Ditangkap

“Di puskesmas diperiksa dan dites swab karena kecurigaannya mengarah ke covid-19 dan benar, positif,” kata Suprayitno saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (11/6).

Atas hasil tersebut, seluruh anggota keluarga dari warga yang sakit itupun dites swab PCR dan hasilnya, seluruhnya negatif. Kemudian, tracing pun dilakukan terhadap warga lainnya yang melakukan kontak erat baik dengan anggota keluarga tersebut.

“Akhirnya warga-warga yang pernah kontak kita tes swab. Hasilnya ada warga dari RT02 dan RT08 yang juga terpapar. Namun semuanya tanpa gejala. Kondisinya sehat,” ujarnya.

Seluruh warga yang positif telah dibawa ke RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Sementara itu, di wilayah tersebut diberlakukan mikro lockdown. Bantuan sembako pun telah diberikan kepada warga di wilayah yang mengalami mikro lockdown tersebut.

Untuk mengidentifikasi penyebaran virus, Suprayitno mengatakan, pihak puskesmas berencana melakukan tes swab PCR massal kepada warga di RW03 pada 14 Juni mendatang.

“Itu baru rencana. Ya mudah-mudahan bisa terlaksana,” pungkasnya. (OL-6)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *