Kasus Aktif Covid-19 di Klaten Kembali Naik

oleh

KASUS aktif covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, menunjukkan tren peningkatan dalam sepekan terakhir. Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jumat (7/5), melaporkan kasus terkonfirmasi kembali bertambah 45 orang dan tiga meninggal dunia. Namun, kali ini sebanyak 17 pasien yang menjalani perawatan dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Koordinator Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Covid-19, Cahyono Widodo menyebutkan total kasus terkonfirmasi positif hingga saat ini telah mencapai 7.980 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 7.133 orang sembuh, 323 menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, dan 524 meninggal dunia.

“Dari penambahan 45 kasus terkonfirmasi positif, 10 orang di antaranya merupakan kontak erat, tujuh diduga tertular di luar daerah, dan 28 orang lainnya terpapar saat melakukan aktivitas sehari-hari di Klaten. Penambahan kasus aktif itu berasal dari 16 wilayah kecamatan,” kata Cahyono, Jumat (7/5).

Di sisi lain, pasien 17 orang yang dinyatakan sembuh berasal dari Kecamatan Bayat (1), Cawas (1), Juwiring (1), Kalikotes (3), Karanganom (1), Manisrenggo (1), Klaten Selatan (1), Pedan (4), Trucuk (2), Prambanan (1), dan Kecamatan Wedi (1). Mereka sebelumnya dirawat di rumah sakit/isolasi mandiri.

Sekalipun dinyatakan sudah sembuh, lanjut Cahyono, mereka tetap diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah minimal selama tujuh hari. Dengan begitu, pasien yang baru sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi di bawah pengawasan tim medis itu bisa benar-benar kembali sehat.

“Kemudian, tiga orang yang meninggal dunia, yakni S, 52, laki-laki asal Kecamatan Juwiring, W, 61, laki-laki Wedi, dan S, 72, laki-laki warga Jogonalan. Ketiga orang ini meninggal dunia terkonfirmasi positif terpapar covid-19,” kata Cahyono yang juiga Kepala Dinas Kesehatan Klaten.

baca juga: Kasus Covid-19

Persebaran covid-19 di Klaten hingga saat ini belum terkendali secara optimal. Karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada serta disiplin mematuhi protokol kesehatan. Senantiasa memakai masker, jaga jarak, kurangi mobilitas, hindari kerumunan, dan cuci tangan pakai sabun di air mengalir. (OL-3)

 

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *