Ini Prosedur Baru Kedatangan Penumpang Luar Negeri di Soetta

oleh

SATGAS Udara Penanganan Covid-19 dan PT Angkasa Pura II (Persero) bersama stakeholder terkait menetapkan prosedur baru untuk kedatangan penumpang dari luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta. 

Hal ini menyusul insiden mafia atau oknum yang meloloskan penumpang pesawat asal India dari prosedur karantina covid-19. Prosedur baru ini bertujuan memperketat penerapan protokol kesehatan, termasuk proses menuju lokasi karantina.

“Seluruh stakeholder bersama-sama berupaya untuk memastikan Bandara Soekarno-Hatta dapat dengan baik menerapkan prosedur yang ditetapkan di tengah pandemi,” ujar Komandan Satgas Udara Penanganan Covid-19 Kolonel Tek Sunu Eko dalam keterangan resmi, Minggu (2/5).

Berikut check point kedatangan bagi penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta yang diperbarui oleh otoritas bandara:

Baca juga: Polisi Amankan 2 WNA India yang Buron Terkait Mafia Karantina

-Check point pertama, penumpang yang baru tiba mengisi data diri dan data penerbangan melalui aplikasi Hore V2 (Hotel Reservation Version 2) di Area Kedatangan Internasional yang dilengkapi dengan fasilitas WiFi. Penumpang juga dapat menggunakan kiosk machine untuk menginput data.

-Check point kedua ialah penumpang melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan yang dilakukan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes). Di proses ini akan ditentukan juga apakah karantina bisa dilakukan di hotel atau Wisma Atlet Pademangan.

-Check point ketiga, penumpang akan didata terkait lokasi karantina, apakah menuju Wisma Atlet Pademangan atau hotel. Berikutnya, penumpang menjalani proses keimigrasian.

-Check point kelima, penumpang mengambil bagasi di Area Pengambilan Bagasi.

-Check point keenam, penumpang menjalani proses kepabeanan.

Baca juga: Satgas: Tangkap Mafia yang Loloskan WNI tanpa Karantina

-Check point ketujuh, penumpang melakukan registrasi di Help Desk Hotel untuk proses karantina. Di lokasi ini juga terpasang jalur pembatas.

-Check point kedelapan, penumpang kembali menjalani pendataan identitas diri dan lokasi karantina yang dilakukan oleh petugas Polresta Bandara.

-Check point terakhir, penumpang dijemput bus untuk menuju lokasi karantina. Proses penjemputan dilakukan dengan konsep single pick up point untuk memudahkan pengawasan. Bus yang boleh menjemput hanya yang telah ditunjuk.

Director of Operation & Service Angkasa Pura Muhamad Wasid menyebut prosedur baru yang mulai berlaku dipastikan berjalan dengan ketat. “AP II selaku operator Bandara Soekarno-Hatta mendukung prosedur baru ini, termasuk menyediakan aplikasi HORE atau Hotel Reservation untuk pemilihan hotel karantina,” tandas Wasid.(OL-11)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *