Harga Cabai Merah di Aceh Turun

oleh

SEIRING berlalunya Lebaran Idul Fitri 1442 H, harga cabai merah di kawasan Provinsi Aceh, semakin murah. Padahal pada akhir Bulan Ramadan hingga awal hari raya, harga bahan baku bumbu pemedas masakan itu melonjak naik.

Amatan Media Indonesia di pusat Pasar Sayur Pante Teungoh, Kota Sigli, Ibu kota Kabupaten Pidie, Sabtu dan Minggu (31/5), misalnya harga cabai merah kwalitas super Rp50 ribu per kg (kilogram). Berikut untuk cabai merah kwalitas sedang Rp40 ribu per kg.

Baca juga: Masa Pandemi Jumlah Pengunjung Salib Kasih Menurun

Hal itu berbeda jauh dari sekarang yang harga cabai merah kwalitas super Rp20 ribu per kg. Lebih murah lagi untuk cabai merah kwalitas sedang yang hanya Rp16 ribu per kg.

Rendahnya harga cabai merah itu di duga terkait dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Aceh.  Itu terlihat rendahnya permintaan itu sejak terjadi peningkatan kasus terpapar corona di provinsi paling yang diapit Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut.

Pasalnya banyak warung makanan atau pedagang kuliner tidak leluasa membuka dagangannya. Ditambah lagi semakin sepinya pembeli dan terbatasnya jam buka warang saat malam hari.

“Pelanggan berkurang, warung tutup lebih awal. Tentu ini sangat mempengaruhi hasil jualan” tutur Muslim, pemilik warung kuliner di Kota Sigli.

Fadli, pedagang cabai dan bahan bumbu sayur di Pusat Pasar Pante Teungoh Kota Sigli, Pidie, kepada Media Indonesia mengatakan turunnya harga itu karena pasokan dari petani lokal meningkat. Sedangkat permintaan konsumen untuk kebutuhan warung kuliner dan keperluan warga lainnya berkurang dari sebelumnya.

“Harganya turun, priduksi dari petani lancar dan ditambah lagu permintaan juga berkurang. Dengan sendirinya harga turun” kata Fadli. (OL-6)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *