Hands-on MSI MEG Z590 Unify-X : Mencapai DDR4-6133 di Ambient Cooling

oleh

Prosesor Intel Core Generasi 11 ‘Rocket Lake’ dilengkapi memory controller baru yang mengizinkan penggunanya menjalankan kecepatan RAM tinggi. Kecepatan tinggi ini dimungkinkan dengan hadirnya mode bernama Gear2, dimana pada mode ini memory controller hanya akan berjalan pada setengah kecepatan RAM. Beberapa produsen RAM ternama seperti GSkill bahkan sudah terlihat menghadirkan RAM kecepatan tinggi untuk dioperasikan dengan Gear 2 ini.

Pada kesempatan kali ini, kami akan mencoba melakukan eksplorasi kemampuan memory controller mode Gear2 pada Rocket Lake – dibantu dengan sebuah motherboard pemecah World Record kecepatan RAM : MSI MEG Z590 UNIFY-X.

 

MEG Z590 UNIFY-X : Board 2-DIMM Pemecah Rekor

Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 23 April 2021, Overclocker in-house MSI bernama Toppc memecahkan rekor dunia kecepatan RAM DDR4, dengan mencatatkan frekuensi 3600.2 Mhz (DDR4-7200). Kecepatan tinggi ini dicapai dengan prosesor Core i9-11900KF, motherboard MSI Z590 UNIFY-X, dan RAM HyperX Predator.

Setup seperti ini menunjukkan bahwa motherboard dengan 2-DIMM seperti Z590 UNIFY-X ini nampak siap menghadapi kecepatan RAM tinggi – cocok untuk pengujian JagatOC kali ini!

 

Uji Singkat: Kecepatan RAM Maksimum Single-Channel pada MSI Z590 UNIFY-X

Seperti yang kami rencanakan di atas, pada uji singkat kali ini, kami akan melakukan eksplorasi – sejauh mana DDR4 bisa di-push pada platform Rocket Lake di Z590 UNIFY-X?

Ruang Lingkup pengujian

Pengujiannya sendiri termasuk sederhana: kami akan mencoba berbagai macam setting overclock untuk menguji kecepatan RAM Maksimal dimana kami bisa melakukan booting ke OS. Ya, pada pengujian ini, kami tidak mencari setting stabil harian.

RAM juga akan kami jalankan pada mode single-channel, dan CPU di-underclock untuk memudahkan booting pada kecepatan RAM tinggi.

 

Hardware

Hardware yang kami gunakan adalah sebagai berikut:

  • Prosesor: Intel Core i9-11900K
  • Motherboard: MSI MEG Z590 UNIFY-X (A.02 BETA BIOS)
  • RAM: HyperX Predator DDR4-4600 CL19 1x8GB (Engineering sample, Hynix DJR IC)
  • GPU: GeForce GT 1030
  • SSD: Galax HOF SATA SSD 256GB
  • PSU: Corsair VS450
  • CPU Cooling: ID-Cooling SE-224XT
  • OS: Win10 20H2

Mari mulai!

 

Setting & Hasil

Berikut ini setting BIOS yang kami gunakan:

[CPU]

CPU Ratio : 16

Ring Ratio : 16

 

[DRAM]

DRAM Reference Clock : 133Mhz

CPU IMC : DRAM Clock : Gear2

DRAM Frequency: DDR4-6133

Memory Fast Boot : [Slow Training]

 

[DRAM Timing]

Timing RAM sebagai berikut:

 

[Voltage]

CPU IO2 Voltage : 1.65V

CPU SA Voltage: 1.6V

DRAM Voltage: 1.7V

 

Hasil: 3066Mhz (DDR4-6133)

BIOS Boot Screen

Eksperimen kami menghasilkan angka yang termasuk fantastis : DDR4-6133. Sebagai catatan tambahan, ini semuanya dikerjakan dengan aircooling tanpa liquid Nitrogen!

 

Validasi CPU-Z : Intel Core i9 11900K @ 1600 MHz – CPU-Z VALIDATOR (x86.fr)

 

Screenshot CPU-Z :

 

Penutup

Kecepatan 3066Mhz (DDR4-6133) ini cukup mengejutkan.

Tahun 2019 lalu, kecepatan DDR4-5400-an sudah tergolong cukup tinggi untuk bisa masuk ke kejuaraan overclocking Internasional GSkill OC World Cup 2019, dan DDR4 World record di tahun 2019 yakni DDR4-6016 dicatatkan menggunakan Liquid Nitrogen, bukan aircooling!

Walaupun ini hanya clockspeed idle saat booting, dan dilakukan dengan timing sangat longgar dengan single-channel, pencapaian RAM DDR4-6133Mhz pada aircooling ini merupakan nilai tertinggi yang pernah kami catatkan di lab JagatOC sejauh ini. Kami bahkan sempat  mencoba booting ke DDR4-6200, namun gagal masuk ke OS karena instability. Dan RAM ini sempat booting pada DDR4-5600 dual-channel.

Dengan pengujian singkat ini, nampak bahwa Memory Controller Rocket Lake nampak bisa beroperasi dengan kecepatan RAM tinggi, hanya saja Anda pastinya membutuhkan motherboard dan RAM yang sanggup.

Dengan DDR4 sudah bisa mencapai kecepatan sejauh ini, seperti apa kecepatan DDR5 nantinya ya?

 

Catatan:

Saat pengujian ini dilakukan, baik motherboard dan RAM yang kami pakai ini statusnya masih engineering sample, namun bisa jadi motherboard dan RAM-nya akan tersedia dalam beberapa waktu ke depan.

Kami sendiri masih akan menguji berbagai hal lain, seperti kecepatan dual-channel maximum stable daily, dan konfigurasi lain dalam waktu mendatang.

 

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *