Gubernur Babel Akui Dana Desa Belum Digunakan Untuk Covid-19

oleh

GUBERNUR Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan mengaku, selama ini, anggaran Dana Desa (ADD) belum pernah di gunakan untuk penangananan covid-19 di desa.

Padahal menurutnya, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sudah mengizinkan Dana Desa digunakan untuk covid-19. Namun, kendati sudah di izinkan belum satu pun desa di Babel yang menggunakan dana desa untuk penanganan covid-19.

“Selama ini dana desa belum pernah digunakan untuk penanganan Covid-19, sedangkan dana tersebut sudah diperbolehkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI.” kata Erzaldi, Minggu (6/6).

Untuk itu, ia memastikan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan rapat kembali dan menghadirkan pihak BPKP Perwakilan Babel dan pihak lainnya, sehubungan pengunaan dana tersebut supaya pihak desa tidak ragu.

“Demi masyarakat kita, demi kesehatan masyarakat kita, jangan pernah kita merasa lelah, jangan pernah merasa bosan, kita mantapkan kembali pikiran kita, jiwa dan raga kita, mudah-mudahan semangat yang selama ini mengendur bangkit kembali,” pungkasnya.

Ia menambahkan ditengah terus melonjaknya kasus covid-19 saat. Ini, masyarakat didesa lebih meningkatkan disiplin dalam menerapkan prokes covid-19. Hal ini tentu saja untuk mencegah penyebaran covid-19 yang masih di pedesaan.

“Masyarakat desa harus lebih disiplin, karena kasus kita di desa cukup tinggi, hal ini mengakibatkan sejumlah desa di provinsi kita terpaksa di berlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM Mikro,” imbuh Erzaldi. (OL-13).

Baca Juga: Jelang PTM Malah Muncul Klaster Sekolah di Kota Bogor

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *