Gibran Tindak Tegas Lurah yang Memungli Zakat Warga

oleh

WALI Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menindak tegas Lurah Gajahan berinisial SÂ yang melakukan pungli terhadap uang zakat warga lewat petugas Linmas. Hal itu dilakukan Gibran sesaat setelah menerima laporan dari warga.

“Tidak pantas lagi jadi lurah,” seru Gibran lewat pernyataan tertulis lewat WA Grup wartawan, Sabtu (1/5), tanpa menyebut berapa besaran pungli dari zakat yang mestinya akan diterima warga itu.

Gibran mengatakan modus pungli itu dilakukan dengan petugas Linmas membawa surat bertanda tangan lurah untuk menarik pungutan dari zakat warga dengan meminta sejumlah uang.

Baca juga: Meski APBA Terbesar Kelima, Aceh Termiskin Keenam

“Saya dapat keluhan dari warga Gajahan tentang adanya praktik pemungutan zakat oleh Linmas yang membawa surat bertanda tangan lurah,” imbuh dia.

Gibran tidak kompromi langsung menangani sendiri laporan warga Kampung Gajahan dengan mendatangi lurah di kantor kelurahan pada Jumat (30/4) malam. Dia memerintahkan petugas untuk mengembalikan uang yang dipungli kepada masyarakat penerima manfaat.

Ia menegaskan penindakan terhadap oknum pelaku pungli itu memgacu pada SE Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 13 Tahun 2021, tentang pencegahan korupsi dan pengembalian gratifikasi terkait Hari Raya.

“Sudah jelas poin 4 terkait permintaan hadiah THR oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang, malah melakukan. Ini sudah tidak pantas lagi jadi lurah,” tegas putra Presiden Joko Widodo itu

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah diinstruksikan  memeriksa dan menjatuhkan sansi sesuai dengan PP 53/2010 tentang disiplin PNS.

“Dan saya perlu meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian yang kurang nyaman ini,” lanjut Gibran.

Dengan munculnya kasus pungli zakat di Kelurahan Gajahan ini, Gibran langsung akan meninjau pelaksanaan pembagian zajat di kelurahan lain. (OL-1)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *