Dua Atlet Sepak Bola di Tasikmalaya Meninggal Disambar Petir

oleh

DUA atlet sepak bola tersambar petir saat latihan. Keduanya meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUD dr Soekardjo.

Korban bernama Rian Cahya, 15, warga Cilingga, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, dan Muhamad Zaki Zulfikar Zanneti, 14, warga Gunung Ceuri, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Sebelum kejadian itu, keduanya tengah bermain sepak bola bersama temannya di Lapang Gunung Cialir, Kecamatan Cibeureum, Jumat (11/6) sekitar pukul 16.00 WIB.

Namun, hujan turun disertai petir hingga menyambar pemain di tengah lapangan. Akibatnya, kedua korban tergeletak dekat pinggir gawang.

Seorang saksi mata, Lili, 55, warga setempat mengatakan, hujan deras disertai petir yang terjadi sore hari secara langsung menyambar kedua pemain sepak bola yang tengah latihan. Kedua korban tergeletak di lapangan dengan luka bakar. Pemain lainnya langsung memberikan pertolongan.

“Kami melihat para pemain sedang melakukan latihan sepak bola di tengah lapangan. Hujan turun dan petir menyambar kedua korban yang masih berada di dekat gawang. Keduanya dilarikan ke RSUD dr Soekardjo.,” katanya, Jumat (11/6).

Kedua pelajar SMP tersebut merupakan anak pasangan Eni dan Heri, warga Kampung Cilingga, serta Syarif Fulloh dan Hendrayati, warga Gunung Ceuri.

Coach Nanang Mulyana, 35, mengatakan musibah tersebut terjadi di lapangan sepak bola saat delapan orang tengah melakukan latihan yang tergabung dalam putra junior. Ketua RW 14 Gunung Ceuri, Komarudin, mengatakan korban merupakan atlet sepak bola yang sering melakukan latihan bersama teman-temannya dalam putra junior.

 

“Korban Zaki ini akan naik kelas 3 MTs Asurul dan selama ini orangnya baik, tekun mengaji, salat, dan memiliki sopan santun. Kami dari warga sendiri merasa kehilangan apalagi anak ini memang sebagai atlet sepak bola termasuk korban yang meninggal dunia di Cilingga juga sama sebagai atlet,” paparnya. (OL-14)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *