Ditemukan Kasus Pengumpalan Darah, Cile Batasi Vaksin AstraZeneca

oleh

CILE menjadi negara terbaru yang membatasi penggunaan vaksin covid-19 AstraZeneca setelah seorang pria berusia 31 tahun mengalami pengumpalan darah pascadivaksinasi.

“Sembari menunggu hasil penyelidikan dan sebagai tindakan preventif, vaksin AstraZeneca hanya akan diberikan kepada warga berusia di atas 45 tahun,” ujar Kementerian Kesehatan Cile dalam sebuah pernyataan resmi.

Namun, tidak dijelaskan kondisi pria yang mengalami pengumpalan darah setelah menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca itu.

Baca juga: Bir dan Potong Rambut Gratis untuk Warga AS yang Mau Divaksin

Cile telah mendistribusikan 326.560 dosis vaksin AstraZeneca, terutama untuk warga yang berusia 55 tahun ke atas untuk membatasi risiko pengumpalan darah.

Selain AstraZeneca, yang telah dipesan sebanyak 6 juta dosis, Cile juga menggunakan vaksin Pfizer/BioNtech dan Coronavac.

Hingga saat ini, Cile telah memberikan setidaknya satu dosis vaksin covid-19 kepada 10,8 juta orang dari 15,2 juta penduduk, salah satu yang tertinggi di dunia. (AFP/OL-1)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *