City Andalkan Kekuatan Kolektif Hadapi Kebintangan PSG

oleh

“KAMI tidak menggantungkan diri pada seorang pemain bintang,” tegas pelatih Manchester City Pep Guardiola mengenai penampilan konsisten timnya pada musim ini. “Kami melakukan segalanya bersama-sama.”

Kekuatan the Citizen sebagai sebuah organisasi kolektif terbukti saat meraih kemenangan 2-0 atas Crystal Palace, Sabtu (1/5), yang membawa mereka di ambang juara Liga Primer Inggris.

Guardiola melakukan delapan perubahan dari skuat yang mengalahkan Paris Saint-Germain 2-1 di laga leg pertama semifinal Liga Champions dan tetap menurunkan 11 pemain yang memiliki harga 250 juta pound sterling.

Baca juga: Neymar Janjikan Perlawanan Berani di Markas Manchester City

Sergio Aguero, Raheem Sterling, Gabriel Jesus, Fernandinho, Ferran Torres, dan Aymeric Laporte merupakan pemain City yang tampil kontra The Eagles setelah absen dalam laga di Parc des Princes, empat hari sebelumnya.

Manchester City dan PSG kerap dibandingkan karena cara mereka mengubah perwajahan sepak bola Eropa selama satu dekade terakhir. Namun, cara kedua tim menggunakan kekayaan pemilik mereka jauh berbeda.

PSG memicu inflasi gila-gilaan di jendela transfer ketika mendatangkan Neymar dari Barcelona seharga 222 juta euro dan Kylian Mbappe dari Monaco seharga 180 juta euro pada 2017.

Keberhasilan PSG mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah pada musim lalu dan mengalahkan Barcelona dan Bayern Muenchen untuk mencapai semifinal musim ini adalah berkat performa gemilang kedua pemain termahal di dunia itu.

City, kebalikannya, tidak berusaha memecahkan rekor transfer dunia dengan membentuk tim dengan kedalaman terhebat di Eropa.

Kedatangan Ruben Dias seharga 62 juta pound sterling, September lalu, adalah rekor klub. Namun, Kevin De Bruyne, Riyad Mahrez, Joao Cancelo, Laporte, Sterling, Rodrigo, Benjamin Mendy, John Stones, Kyle Walker, Bernardo Silva, dan Nathan Ake juga merupakan pemain yang didatangkan seharga lebih dari 40 juta pound sterling.

Kedalaman skuat City terbukti sukses mengatasi kebintangan PSG.

Setelah tampil gemilang di 45 menit pertama, Neymar dan Mbappe sukses dibuat frustasi oleh Manchester City yang tampil dominan dan mencetak gol tandang oleh De Bruyne dan Mahrez.

Menguasai bola akan menjadi kunci permainan City di laga leg kedua, Rabu (5/5), untuk meminimalkan serangan balik PSG. (AFP/OL-1)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *