Bus Tujuan Palembang Dipaksa Putar Kepala di Perbatasan Jambi-Riau

oleh

SATU bus PO Sriwijaya Lestari tujuan Riau-Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), pada hari pertama pelarangan mudik, Kamis (6/5), dipaksa putar arah kembali ke Provinsi Riau. Bus tersebut gagal melewati Pos Penyekatan Arus Mudik di Kecamatan BatangAsam, Kabupaten Tanjungjabung Barat, perbatas Jambi-Riau.

Kapolres Tanjungjabung Barat Ajun Komisaris Besar Guntur Saputro membenarkan hal itu menjawab Media Indonesia, Kamis sore. Menurutnya, bus berpenumpang 13 orang tersebut, termasuk sopir dan kernetnya, tidak memiliki dokumen bebas covid-19.

“Hari ini penyekatan arus mudik sesuai perintah efektif diberlakukan. Apalagi sopir , kernet bus, dan para penumpangnya tidak dilengkapi dokumen kesehatan yang dipersyaratkan dalam perjalanan di masa pandemi covid-19. Kami melakukan pendekatan secara humanis dan tegas meminta bus dan penumpangnya kembali ke daerah asal,” kata Guntur Saputro.

 

Namun sebelum putar kepala, dikatakan Guntur, tim medis di Pos Penyekatan yang berdiri di ruas jalan nasional lintas timur Sumatra, memberikan pelayanan rapid antigen gratis kepada sopir dan penumpangnya. “Mereka beralasan tidak ada biaya. Alhamdulillah, mereka sehat semua. Namun kami tetap lakukan tindakan tegas,” tambah Guntur.

Untuk pengamanan arus mudik pada masa pelarangan mudik yang dimulai Kamis ini, jajaran Polres Tanjungjabung Barat mengerahkan 130 personel gabungan. Ini melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, dan Satpol PP. Mereka disebar di tiga pos penyekatan, jalur darat, dan kawasan pelabuhan pesisir tiur Jambi. (OL-14)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *