Borneo FC petakan kelemahan dari beberapa laga uji coba

oleh

Jakarta (ANTARA) – Borneo FC telah memetakan kelemahannya dari hasil laga uji coba melawan tim-tim seperti Betajaya, tim lokal asal Yogyakarta, PSG Pati, dan terakhir Dewa United.

“Masih banyak kelemahan dalam tim ini dan itu harus kami benahi sampai menjelang Liga 1 bergulir,” kata Asisten Pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin dalam laman resmi klub, Jumat.

Namun, Coach Amir, sapaan akrab Amiruddin mengatakan masih cukup waktu menyempurnakan kekuatan yang dimiliki skuad Pesut Etam sebelum menatap kompetisi Liga 1 2021.

“Masih ada waktu untuk itu dan kami akan berusaha semaksimal mungkin,” kata dia.

Dari laga uji coba melawan Betajaya, Borneo FC menang tiga gol, melawan PSG Pati juga menang 1-0, sementara dalam laga kontra Dewa United ditahan imbang 1-1.

Selama menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta, Borneo FC masih mengagendakan beberapa kali uji coba di Kota Pelajar.

Baca juga: Borneo FC resmi perkenalkan deretan pemain barunya

Lawan terdekat yang diagendakan untuk laga uji coba adalah tim Liga 1 Persita Tanggerang yang rencananya digelar 7 Juni mendatang.

Pada laga uji coba melawan Dewa United, Kamis sore kemarin di Lapangan Yogyakarta International School, Borneo FC sempat unggul lewat tendangan keras Fransico Torres pada menit ke-16.

Pada menit ke-36, tim lawan yang diarsiteki Kas Hartadi membalas lewat gol Slamet Budiyanto.

Dalam laga tersebut, kata Coach Amir, Javlon Guseynov dkk sebenarnya menguasai jalannya pertandingan.

Lini tengah yang digalang Jonathan Bustos mampu mendikte permainan, sementara serangan demi serangan yang dibangun akhirnya membuahkan gol lewat kerja sama apik di kotak penalti.

Pada babak kedua, meski banyak pergantian pemain dilakukan Borneo FC dan Dewa United, tak ada tambahan gol tercipta.

“Ini pertandingan bagus buat kami. Lawan memberikan kami pengalaman dan bahan evaluasi sebelum kami benar-benar harus siap bermain di Liga 1,” kata Coach Amir.

Baca juga: Borneo FC apresiasi Liga 1 terapkan promosi-degradasi

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *