Arema FC Masih Tunggu Kiper Asal Brasil

oleh

MESKI tidak banyak mendapatkan menit bermain di kompetisi negara bagian di Brasil, manajemen Arema FC tetap menunggu kesediaan penjaga gawang Novo Hamburger, Jacsson Antonio Wichnovski. Manajer umum Ruddy Widodo mengungkapkan, manajemen Arema kemarin telah mengirim surat penawaran kepada Jacsson untuk bergabung dengan Singo Edan.

Bila Jacsson menandatangani surat penawaran itu, Arema akan segera mengurus visa sang pemain, dan mengirimkan tiket penerbangan ke Indonesia.

“Kami sudah mengirimkan offering letter kepada si pemain. Tinggal menunggu ditandatangani saja. Setelah itu, kami ajukan visa sebagai syarat pemesanan tiket pesawat. Harapannya bisa segera beres dalam waktu dekat,” ucap Ruddy diwartakan laman Wearemania.

Ruddy menambahkan, manajemen mempunyai alasan tersendiri mendatangkan kiper asing pada musim ini. Hal itu berdasarkan evaluasi dari performa tim di turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Sebelumnya, Arema sempat menaruh minat kepada penjaga gawang PSM Makassar Hilman Syah yang bersinar di Piala Menpora. Namun Hilman masih menyisakan kontrak satu tahun bersama PSM, sehingga Arema mengalihkan bidikan ke penjaga gawang asing.

“Tentu saja bukan sekadar asing, tapi yang berkualitas. Kami lihat kiper ini punya curiculum vitae dan rekam jejak yang bagus,” ujar Ruddy.

“Video rekaman pertandingannya pun juga jadi pertimbangan. Ditambah dengan keyakinan dari sang agen mengenai rekam jejak kiper Brasil tersebut, maka kami mantap mendatangkan dia,” imbuhnya.

Berdasarkan penelusuran, Jacsson lebih sering berkutat di kompetisi negara bagian. Terakhir kali ia memperkuat klub liga nasional Brasil adalah pada tahun 2019 bersama San Caetano di Serie D, atau kompetisi piramida keempat di Negeri Samba.

Tahun ini, Jacsson memperkuat Novo Hamburger di Campeonato Gaucho, kompetisi negara bagian Rio Grande do Sul di wilayah selatan Brasil. Campeonato Gaucho telah menuntaskan seluruh pertandingan babak reguler tahun ini, dan Novo Hamburger nyaris terdegradasi setelah menduduki peringkat sepuluh atau satu tangga di atas zona merah.

Jacsson pun tidak mendapatkan menit bermain yang banyak di tahun ini. Dari 11 laga, ia hanya dimainkan sebagai starter tiga kali, dan enam lainnya hanya memanasi bangku cadangan. (Goal/OL-15)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *