5 Hari Jaga di Suramadu, Pemkot Surabaya Swab 12.700 Orang

oleh

PEMERINTAH Kota Surabaya masih terus berjaga di Jembatan Suramadu sisi Surabaya untuk menjaring pengendara dari arah Madura. Hal itu dilakukan agar lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Bangkalan tidak berdampak ke Surabaya.

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan sejak berjaga di Suramadu pada  Minggu (6/6) Pemkot Surabaya hingga Kamis (10/6), pihaknya telah melakukan swab antigen terhadap 12.700 orang. Hasilnya, didapati ada sejumlah orang yang dinyatakan positif.

Baca juga: Presiden Tinjau Vaksinasi Massal di Terminal Kampung Rambutan

“Dari 12 ribuan orang yang kami swab antigen, ada 179 yang positif. Nah yang positif ini langsung kita proses pakai metode PCR,” ujar Eri kepada wartawan.

Menurut Eri, warga yang dinyatakan positif setelah swab antigen akan dibawa ke asrama haji untuk menjalani isolasi sekaligus menunggu hasil PCR. Jika dalam metode PCR menunjukkan hasil positif, yang bersangkutan akan dibawa ke rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk oleh Pemprov Jawa Timur.

Saat ditanya mengenai BOR (bed occupancy rate) di Surabaya, Eri mengaku tidak mengetahui detail setiap rumah sakit. Namun untuk rumah sakit yang berada di bawah kewenangan Pemkot, diakui oleh Eri bahwa BOR nya mencapai 38 persen.

“Saya minta dukungan semua warga Surabaya untuk bisa tertib protokol kesehatan, kita jogo Suroboyo,” pungkas Eri. (A-1)

 


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *